Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Selasa, November 22

Terkait Soal Kericuhan di Pubian Lamteng, AKBP Doffie Provokator Akan Diproses Secara Hukum

 



Guna memastikan keamanan pasca aksi massa di PT Gunung Aji Jaya (GAJ), Pubian, Lampung Tengah, Ratusan aparat gabungan dari Polres Lampung Tengah,TNI dengan di back up Polda Lampung di antaranya dua kompi Satbrimobda, serta 20 personil Direktorat Reskrimum dan Direktorat Intelkam diturunkan.


Dalam hal ini, Kapolres Lampung Tengah,AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya,S.I.K.,M.Si mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 9 orang saksi terkait pengerusakan dan pembakaran fasilitas perusahaan PT Gunung Aji Jaya.


"Kami lakukan pemeriksaan secara maraton. Sejak Sabtu malam hingga siang ini masih dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan. Sudah 9 orang yang telah kami diperiksa," kata Doffie, Senin (21/11/22).


Menurut Doffie, pengerusakan dan pembakaran tersebut sudah anarkis. Pihaknya akan lakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional. "Disini sudah sangat anarkis. Ini adalah tindak pidana. Dan kami akan lakukan penegakan hukum," ungkapnya.


Dikatakan Doffie, informasi dari para saksi itu akan terus dipertajam untuk menentukan pihak yang bertanggungjawab dalam pengerusakan di PT GAJ


"Informasi-informasi ini akan terus kami pertajam hingga dapat menentukan siapa tersangka di balik aksi pembakaran dan pengerusakan ini,"paparnya. 


Sambungnya, “Semoga kedepan lebih kondusif dan permasalahan ini dan diselesaikan secara adil,"


Kemudian, Kapolres tidak henti-hentinya  mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak ada yang melakukan provokasi dalam peristiwa tersebut. 


"Provokator akan diproses secara hukum. Kami minta kepada seluruh masyarakat untuk menahan diri dan tidak terprovokasi supaya situasi Kamtibmas tetap aman,damai serta kondusif," tutur ia. (Ma/ik).

Artikel Terkait

Comments
0 Comments