Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Jumat, Juni 17

Mayat Anonim yang Ditemukan di Tuba Ternyata Korban Pembunuhan, Polisi Sebut Pelaku Suami Korban

 



Mayat anonim berjenis kelamin perempuan, ditemukan pada hari Selasa (14/06/2), pukul 20.00 WIB, oleh Basarnas, TNI AL dan Sat Polairud Polres Tulang Bawang, mengambang di Sungai Tulang Bawang, sempat bikin geger warga.


Usai dievakuasi, mayat anonim langsung dibawa ke Puskesmas Gedung Karya Jitu untuk dilakukan visum et repertum (VER). Hasilnya mayat anonim tersebut merupakan korban tindak pidana pembunuhan karena terdapat luka tusuk senjata tajam (sajam) dua di bagian perut dan satu dibagian dada.


"Terungkapnya identitas mayat anonim ini setelah saksi Kasim (43), warga Tulang Bawang Barat, yang merupakan bapak kandung korban, melihat langsung kondisi mayat," jelas Kasat Reskrim, AKP Wido Dwi Arifiya Zaen, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Hujra Soumena, Kamis (16/05).


Berdasarkan data yang didapat, Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Rawa Jitu Selatan, Sat Polairud, dan Tekab 308 Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, berhasil ungkap kasus tindak pidana pembunuhan, Kata Kasat AKP Wido, Pelaku pembunuhan pris berinisial ST (35), warga di Tulang Bawang, yang membunuh istrinya sendiri bernama Listani (22), ibu rumah tangga (IRT).


"Pelaku ditangkap pada Rabu (15/06/2022), pukul 16.00 WIB, dalam perjalanan saat akan melarikan diri di Kampung Bumi Ratu, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang," katanya.


Kasat menambahkan, hasil olah TKP dan penyelidikan yang dilakukan oleh petugas kami, akhirnya pelaku pembunuhan ini berhasil ditangkap yang tidak lain adalah suami dari korban sendiri. Pelaku dan korban ini, diketahui menikah pada bulan September 2021.


"Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang dan dikenakan Pasal 338 KUHPidana atau Pasal 351 ayat 3 KUHPidana tentang pembunuhan atau penganiayaan, mengakibatkan kematian. Diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun," ujarnya. (Mp).

Artikel Terkait

Comments
0 Comments