Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Kamis, April 23

Sambut Ramadhan, PMII Lampung Sampaikan Tiga Rekomendasi ke Gugus Tugas Covid-19





Sambut Ramadhan, PMII Lampung Sampaikan Tiga Rekomendasi ke Gugus Tugas Covid-19



Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung menyambangi Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung, Kamis (23/4/2020). Dalam audiensi ini, PKC PMII Lampung diterima oleh Kepala Posko Gugus Tugas Covid-19 Irwan S Merpaung.

Ketua PKC PMII Lampung Ahmad Hadi Baladi Ummah mengatakan, pihaknya telah melakukan kerja sosial dengan membagikan sembako, masker dan handsanitizer ke beberapa tempat. Hal itu dilakukan serempak saat hari lahir (Harlah) ke-60 PMII, 17 April 2020. "Kami bersama 11 cabang se-Lampung telah melakukan kerja sosial," ujar Pupung, sapaan akrab Ahmad Hadi Baladi Ummah.

Pada kesempatan audiensi ini, Pupung berharap Gugus Tugas bisa berkoordinasi dengan pihak terkait untuk meningkatkan keamanan. "Temuan kami di lapangan saat kerja sosial, banyak masyarakat yang mengeluh kehilangan ayam, tanaman kebun, dan lainnya," ujar Pupung.

Selain itu, ia juga ingin ada pemantauan secara intensif terhadap narapidana yang diberikan asimilasi karena pandemi Covid-19 ini. "Ada beberapa kejadian, napi yang diberi asimilasi, kembali berulah di masyarakat," ujar Ketua PKC PMII Lampung.

Terakhir, kata Pupung, pihaknya juga siap bersinergi dengan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung untuk kerja sosial memerangi penyebaran pandemi virus ini. "Tentunya, kami dari PMII siap untuk bersinergi bersama memerangi Covid-19 ini," kata pria asal Lampung Timur ini.

Sementara itu, Irwan mengapresiasi kerja sosial yang telah dilakukan PMII. Ia berharap, PMII bisa menjadi organ yang bisa menyosialisasikan semua hal terkait Covid-19. "Terkadang, banyak masyarakat yang kurang peduli dengan bahaya pandemi virus ini," kata dia.

Selain itu, ia juga ingin agar PMII bisa mengambil peran menenagkan masyarakat yang terlalu panik. Karena, kata dia, kepanikan yang berlebih bisa menyebabkan imunitas tubuh menurun. "Terlebih, banyak masyarakat yang terlalu panik dengan jenazah pasien Covid-19," ujar Irwan. (*)

Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments