Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com

Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Follow Instagram @Infokyai KLIK DISINI

Add @LINE Infokyai KLIK DISINI

Add PIN BBM Infokyai KLIK DISINI

Add BBM Channel Infokyai KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram KLIK DISINI

Lowongan Kerja Gink Tech KLIK DISINI

Friday, July 14

Kapan Hari Qadha Puasa Ramadhan ?

Kapan Hari Qadha Puasa Ramadhan ?
Tentang Islam, infokyai.com - Meninggalkan puasa d Bulan Ramadhan hukumnya wajib untuk setiap muslim menggantinya, namun saja jika ia tidak mengganti puasa ramadhan tersebut, makanya hukumnya adalah hutang yang belum dibayarkan, dan wajib untuk setiap muslim menggantinya, sesuai dengan hadits Rasulullah SAW bersabda, yang artinya  "Berhutang kepada Allah lebih berhak untuk ditunaikan (HR. Muslim)".

BACA JUGA Fidyah Bagi Yang Tidak Dapat Berpuasa : KLIK DISINI 

Oleh karena itu, bagi anda yang mempunyai hutang puasa, sebaiknya anda lunaskan, karena hutang tersebut hukumnya wajib, dan jika anda meninggalkan pun itu hukumnya masih hutang, dan wajib dibayarkan. 

Ada sebuah pertanyaan kepada infokyai.com. bagaimana caranya saya untuk membayarkan hutang puasa ramahdan yai ? dan apakah ada hari khusus untuk saya membayarkan hutang puasa ramadhan saya, karena pada saat bulan ramadhan, saya tidka bisa melaksanakan puasa ramadhan, dikarenakan saya sakit, dan akhirnya saya tidak mampu untuk melaksanakan puasa ramadhan, dan jika saya paksakan untuk puasa, maka penyakit saya akan bertambah parah, oleh karena itu saya sekarang sudah bisa sanggup mengganti puasa ramadhan saya, dan apakah ada hari khusus untuk saya mengganti puasa ramadhan yang telah tertinggal yai ?

BACA JUGA : Niat Qadha Puasa Ramadhan KLIK DISINI

Terima kasih atas pertanyaannya, mengutip dari beberpa sumber terpecaya, dalam pertanyaan anda, anda bingung hari apa yang dijadikan patokan untuk membayar qadha puasa ramadhan anda, namun saja berdasarkan Firman Allah SWT berikut : 

فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

“Barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (Q.S. Al-Baqarah:184)

Kalimat diatas yang berwarna biru dan merah, jika kita analisa dengan baik, bahwa tulisan yang berwarna biru menekankan jika seseorang anak adam meninggalkan puasa ramadhannya, maka hukumnya adalah wajib menggantinya, sesuai dengan hari yang ia tinggalkan pada bulan puasa ramadhan.

Kalimat yang berwarna merah tersebut, menunjukan bahwa dalam hari ? pada hari - hari yang lain, jika kita analisa dengan seksama, bahwa tidak ada penunjukan hari khusus, namun penunjukan harinya adalah hari bebas, selama tidak hari terlarang anda melaksanakan qadha puasa ramadhan anda, seperti hari : Idul Fitri, Idul Adha, dan hari tasyrik.(segala sumber/tm/mp)

Baca Juga : Aurat Terbuka Pada Saat Membaca Al Qur'an KLIK DISINI
Add Friend

Artikel Terkait

Comments
0 Comments