Bandar Lampung, 17 Agustus 2026 – Perkembangan kendaraan listrik membuka peluang baru bagi generasi muda, mulai dari kebutuhan teknisi, inovasi teknologi hingga peluang usaha. Melihat peluang tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Program TJSL PLN Peduli membekali pelajar dan guru SMK dengan keterampilan konversi motor listrik melalui pelatihan yang digelar di SMKN 2 Bandar Lampung pada tanggal 22 - 23 Juli 2026, lalu.
Sebanyak 50 peserta dari SMKN 2 Bandar Lampung, SMK 2 Mei Bandar Lampung, SMKN 5 Bandar Lampung, SMKN 7 Bandar Lampung, serta perwakilan bengkel mengikuti pelatihan yang memadukan pembelajaran teori dan praktik. Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengenal lebih dekat teknologi kendaraan listrik yang semakin berkembang seiring dengan percepatan transisi energi bersih.
Bagi peserta, pelatihan tidak sekadar memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membuka gambaran mengenai kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja. Materi dasar teknologi konversi motor listrik yang disusun bersama akademisi Universitas Bandar Lampung dilanjutkan dengan praktik selama satu setengah hari bersama instruktur Elders Garage, mulai dari mengenal controller, sistem motor listrik hingga dinamo.
Kesempatan belajar langsung tersebut semakin diperkuat dengan dukungan sarana praktik. PLN menyerahkan empat unit sepeda motor Honda Beat beserta empat paket kit konversi motor listrik kepada empat SMK penerima. Sarana tersebut akan menjadi media pembelajaran agar siswa dapat terus mengasah keterampilan dan memahami teknologi kendaraan listrik melalui praktik di sekolah.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Lampung, Rio Widiya Nugraha, mengatakan perkembangan teknologi harus diikuti dengan kesiapan talenta yang mampu menguasainya. “Kami ingin generasi muda tidak hanya memahami kendaraan listrik sebagai pengguna, tetapi juga memiliki kemampuan untuk melakukan konversi, perawatan, pengembangan, bahkan melihatnya sebagai peluang usaha di masa depan,” ujar Rio.
Antusiasme peserta terlihat selama proses praktik berlangsung. Nurdin, salah satu peserta pelatihan, mengaku mendapatkan pengalaman baru dalam memahami teknologi kendaraan listrik secara langsung. “Pelatihan ini memberikan pengalaman baru bagi saya, terutama dalam memahami teknologi kendaraan listrik. Kami belajar mengenal controller, motor listrik, hingga proses konversi motor konvensional menjadi motor listrik. Ilmu ini sangat bermanfaat karena teknologi kendaraan listrik terus berkembang dan bisa menjadi bekal untuk dunia kerja maupun peluang usaha ke depannya,” ujar Nurdin.
Apresiasi juga disampaikan Zain, Guru SMK 2 Mei Bandar Lampung, yang menilai pembekalan tersebut relevan dengan perkembangan teknologi dan dapat menjadi modal bagi siswa untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, pelatihan serupa perlu terus dikembangkan agar semakin banyak siswa dan guru memperoleh kompetensi di bidang kendaraan listrik,” ujar Zain.
Program ini sekaligus mempertemukan dunia pendidikan dengan pelaku industri dan praktisi melalui kolaborasi PLN, Universitas Bandar Lampung, Elders Garage, Bengkel KS Motrik, dan Bengkel Serayu Motor. Kolaborasi tersebut menjadi langkah untuk memperluas pembelajaran berbasis praktik sekaligus mengenalkan kebutuhan kompetensi di sektor kendaraan listrik kepada generasi muda.
Momentum HUT ke-81 RI ini menjadi bagian dari upaya PLN mendorong lahirnya generasi muda yang siap mengambil peran dalam perubahan teknologi. Melalui penguatan pendidikan vokasi dan penyediaan sarana praktik, PLN berharap generasi muda Lampung tidak hanya menjadi pengguna kendaraan listrik, tetapi juga tumbuh sebagai teknisi, inovator, dan entrepreneur baru dalam ekosistem energi bersih Indonesia. (*)

0 Komentar