Seorang warga Bandar Lampung mengalami kejadian nahas setelah mobil yang dikendarainya diduga menghantam lubang jalan di sekitar kawasan Sekolah Gajah Mada, Kamis malam (29/1/2026).
Peristiwa itu terjadi saat korban bernama Rifki bersama rekannya melintas di Jalan Bypass menuju arah Labuhan Ratu di tengah kondisi hujan lebat.
Menurut Rifki, derasnya hujan serta banyaknya jalan berlubang membuat pengendara kesulitan melihat kondisi aspal secara jelas.
> “Malam Kamis saya bersama rekan saya menuju Labuhan Ratu melewati Jalan Bypass. Namun karena kondisi hujan lebat dan banyak jalan bypass yang bolong, mobil saya menghantam lubang di dekat Sekolah Gajah Mada dan akhirnya pecah ban serta sedikit tergelincir karena kondisi hujan,” kata Rifki.
Akibat kejadian tersebut, Rifki segera menepi untuk mencari tempat tambal ban terdekat. Ban yang pecah kemudian diganti di lokasi tambal ban pinggir jalan.
Namun nahas, setelah ban terpasang dan kendaraan kembali dijalankan, masalah kembali terjadi.
> “Kemudian saya bergegas mencari tambal ban dan saya ganti ban di tambal ban. Namun kejadian tak terduga terjadi kembali, ban saya yang sudah terpasang tiba-tiba copot diduga karena kunciannya kurang kuat saat pemasangan ban di tambal ban. Akibat ban terlepas, mobil saya sempat menghalangi lalu lintas di Jalan Bypass,” ujarnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga berharap kondisi jalan berlubang di kawasan tersebut segera mendapat perbaikan, terlebih saat musim hujan yang meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Pengendara juga diimbau lebih berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melintas di jalur dengan penerangan minim dan kondisi jalan yang rusak. (Pu/ik)

0 Komentar