infokyainews - Mirisnya, diduga karena masalah sepele yakni karena ketua kelas memberitahukan laporan siswa yang tidak ada di kelas saat jam mata pelajaran, seorang pelajar SMA di Way Kanan Lampung dipukuli temannya hingga babak belur, hal itu disampaikan oleh paman korban.
"Ya, itu keponakan saya namanya RP (15) menjadi korban pengeroyokan oleh teman sekolahnya," kata Engga Prayoga, Kamis, 21 Agustus 2025 kepada infokyai.
Lanjut katanya, kejadian terjadi pada Rabu 20 Agustus 2025, peristiwa diduga dipicu pada saat keponakannya ditanya pengajar di kelas mengenai keberadaan temannya. RP selaku ketua kelas ditanya, karena ini tanggung jawabnya, sehingga menjawab bahwa ada siswa yang keluar / membolos.
"Kronologinya keponakan saya di tanya guru mapel siapa yang bolos mata pelajaran. Sebagai ketua kelas dia jawab sebut nama pelaku. Kemudian. Itu jadi kemungkinan alasan pelaku melakukan kekerasan tersebut," ujarnya.
Menurutnya RP awalnya diajak ke toilet sekolah dan terjadilah perkelahian, lalu terjadi lagi perkelahian di luar sekolah, seperti dalam video yang beredar luas.
"Seperti yang terlihat di dalam video yang beredar, keponakan saya dipukuli," ujar ia.
Akibat pengeroyokan tersebut, RP alami luka-luka, dan pihak keluarga sudah bawa ke tempat medis untuk melakukan visum, lanjut kata dia, dan sudah melaporkan juga ke pihak kepolisian setempat.
"Saat ini, kasus pengeroyokan keponakan saya sudah laporan ke Polres Way Kanan dan sedang dalam proses penyelidikan," tutur Paman korban.

0 Komentar