Iklan Banner

Pasang Loker KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya? KLIK DISINI

Gabung Grup Loker di WA KLIK DISINI

Gabung Grup Loker di Telegram KLIK DISINI

Instagram Infokyai KLIK DISINI

Instagram Lokeryai KLIK DISINI

Selasa, Desember 6

Diduga Gegara Senggolan Mobil, Berujung Penikaman, Seorang Pria Ditusuk Alami Luka Berat .!!

 


Gara-gara selisih paham berujung penikaman, Dua pelaku inisial AR (39) dan FZ (45) warga Lamteng berhasil diamankan Tim Tekab 308 Polres Lampung Tengah, Jum'at siang (2/12/22).


Menurut Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas, S.H.,M.H mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya,S.I.K.,M.Si menjelaskan kejadian berawal saat kendaraan R4 milik korban dan pelaku diduga bersenggolan di dekat jembatan Way Seputih, Gunung Sugih Lampung Tengah.


"Saat itu korban bersama tiga adiknya pakai mobil Daihatsu Grandmax menuju Bandar Jaya, diduga senggolan dengan mobil Toyota Innova yang di kendarai oleh para pelaku,"kata Kasat, Sabtu (3/12/22).


Setelah itu, korban turun melihat kondisi mobilnya, tiba-tiba dia ditarik oleh salah satu pelaku dan kemudian pelaku itu, menyuruh korban untuk melihat kondisi mobil Toyota Innova yang di kendarai oleh para pelaku.


"Karena korban merasa tidak bersalah, maka terjadilah perdebatan sampai perkelahian antara korban dengan para pelaku,"jelasnya.


Selanjutnya, salah satu pelaku inisial AR mengeluarkan senjata tajam jenis pisau garpu dan langsung menusuk korban di bagian perut belakang sebelah kiri.


Korban yang terluka kemudian berlari untuk meminta tolong, tak lama kemudian, datang Tim alap-alap Sat Samapta Polres lamteng yang sedang laksanakan patroli, Bripka Fani & anggota langsung nolong korban lalu membawanya ke Puskesmas Gunung Sugih.


"Karena korban mengalami luka berat maka di larikan ke RS. Harapan Bunda,"ujarnya.


Sementara itu, anggota Sat Samapta yang lainnya langsung mengamankan para pelaku di lokasi kejadian selanjutnya menghubungi Tim Tekab 308 Presisi Polres Lampung Tengah untuk dilakukan pemeriksaan.


"Kini, para pelaku berikut barang bukti telah diamankan, dijerat pasal 351 Ayat 2 KUHPidana dan atau 170 KUHPidana, ancaman hukuman 5 (lima) tahun penjara," kata dia. (Pu/ik).

Artikel Terkait

Comments
0 Comments