Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Selasa, Oktober 11

Diduga Cabuli Muridnya Sendiri, Guru SD di Way Kanan Diringkus, Polisi: Ancaman 20 Tahun Penjara

 



Oknum Guru SD di Way Kanan, inisial DR (56) (berstatus PNS) ditangkap polisi, karna diduga mencabuli muridnya sendiri.


Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna menyebut kronologis kejadian terjadi pada hari Sabtu tanggal 01 Oktober 2022 sekitar pukul 11.00 wib pada saat korban inisial D (8) siswi kelas 3 Sekolah Dasar sedang melaksanakan waktu istirahat di sekolah korban di panggil oleh DR ke ruang guru.


"Korban diajak DR menuju rumah kosong yang berada di belakang sekolah, dengan megang tangan kanan korban sambil menariknya, gunakan tangan kiri DR," kata dia, Senin, (10/10).


Dalam perjalanan, korban sempat menggigit tangan kiri DR namun berhasil dilepas pelaku dengan menggoyangkan tangan berulang kali, lanjut dia, setelah sampai dilokasi pelaku menyuruh korban masuk ke kamar mandi, sambil mengancam korban agar tidak menjerit, apabila menjerit korban akan diturunkan kelas.


"Dan disitulah pelaku akhirnya melakukan perbuatan cabul terhadap korban, setelah itu korban berlari kembali keruang kelas dan pelaku kembali ke ruang guru," ujar dia.


Atas kejadian tersebut korban mengalami trauma dan sakit dibagian intimnya, mendengar hal tersebut, E selaku ibu korban tidak terima dan melaporkan kejadian ke Polres Way Kanan untuk ditindak lanjuti.


Dari kejadian Itu, berdasarkan Laporan Polisi yang dilaporkan orang tua korban D didapatkan korban dalam satu kelas ada 5 (lima) orang yakni D, AW, PS, TNY dan MO kelimanya masih berusia 8 tahun dan siswi kelas 3 (tiga) sekolah dasar.


"DR oknum tenaga pendidik atau guru berstatus PNS maka yang bersangkutan dapat dikenakan Pasal 81 Ayat (3) Atau Pasal 82 Ayat (2) UURI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dimana pidananya ditambah 1/3 Dari ancaman pidana sebagai mana dimaksud Pada Ayat (1) dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara," tutur dia. (Ma)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments