Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Sabtu, September 10

Studium General yang Diadakan UIN RIL Berjalan dengan Sukses

 



Dalam upaya untuk membekali ilmu bagi mahasiswa baru baik Program Doktoral (S3) dan Magister (S2) Angkatan 2022, UIN Raden Intan Lampung mengadakan kegiatan Studium General dengan tema 'Penguatan Sumber Daya Manusia Menuju Indonesia Emas 2045'. Jum'at (09/09/2022) di Ballroom Novotel Lampung.


Kegiatan ini diisi oleh dua narasumber profesional dibidangnya yakni Bapak Tatang Muttaqien, S.Sos., M.Ed., Ph.D (Direktur Pendidikan Tinggi dan Iptek Kementerian PPN/Bappenas), dan Ibu Dr. Erike Anggraini, SE., M.Esy (Financial Practicioner)


Direktur Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Ruslan Abdul Ghofur, S.Ag.,M.Si dalam sambutannya menyakini bahwa lulusan S2 dimasa yang akan datang, memiliki peran penting di masyarakat. Begitu juga dengan lulusan S3, 23 tahun yang akan datang, bisa menjadi tokoh-tokoh penting di negara kesatuan Republik Indonesia.


"Oleh sebab itu, kita sebagai lembaga intelektual harus memiliki peran aktif, kemudian memiliki pandangan yang jauh kedepan untuk merencanakan visi dan misi," Tuturnya


Hal ini dilakukan untuk menghasilkan mahasiswa-mahasiswa maupun alumni-alumni yang mengetahui visi-misi bangsa sehingga dapat berkontribusi besar bagi kemajuan bangsa.


Disamping itu, Bapak Tatang Muttaqin selaku narasumber dalam Studium General menjelaskan bahwa, untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 maka diperlukan sumber daya manusia yang unggul dan berkompeten. Hal yang dapat dilakukan mengimplementasikan Kebijakan Merdeka Belajar & Kampus Merdeka.


Dalam kebijakan ini, ada Delapan Strategi yang harus dijalankan yakni Pertukaran Pelajar, Magang/Praktik Kerja, Asisten mengajar disatuan pendidikan, Penelitian/Riset, Proyek Kemanusiaan, Kegiatan Wirausaha, Studi/proyek Independen dan Membangun Desa / Kuliah Kerja Nyata Tematik. 


Adapun Output yang diharapkan dari Kebijakan Merdeka Belajar & Kampus Merdeka yaitu dapat memberikan pengalaman kontekstual lapangan, sehingga dapat memperkuat link and match lulusan perguruan tinggi dengan dunia kerja, termasuk meningkatkan kompetensi mahasiswa secara utuh, siap kerja, atau menciptakan lapangan kerja baru.


"Sehingga Mahasiswa dapat terbina minat bakat, kreativitas serta inovasi. Kemudian mahasiswa dapat mengikuti pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat," Jelas Bapak Tatang Muttaqin


Ibu Dr. Erike Anggraini, SE., M.Esy selaku Financial Practicioner menjelaskan bahwa untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, maka diperlukan pendidikan yang semakin tinggi dan merata, kebudayaan yang kuat, derajat kesehatan, usia harapan hidup, dan kualitas hidup yang semakin baik; produktivitas yang tinggi; serta kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang luas.


"Kualitas manusia Indonesia akan meningkat dengan pendidikan yang semakin tinggi dan merata," Jelas Dr. Erike Anggraini. (Tm)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments