Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Sabtu, September 17

Diduga Akan Ikut Demo, Pelajar di Lamsel Diamankan, Ditemukan 1 Buah Celurit, Polisi: Buat Perjajian



Sejumlah pelajar dari beberapa sekolah di Lampung Selatan di simpang Baruna Ria, ditangkap Polres Lampung Selatan pada, Kamis, (15/9/22), sekitar pukul 11.00 wib. Mereka diamankan, karena diduga mau ikut unjuk rasa penyesuaian harga BBM di daerah Bandar Lampung.


Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengatakan, total pelajar yang diamankan personilnya saat lakukan pengamanan sebanyak 29 orang berasal dari SMKN dan SMAN di Lamsel.


“Dari rangkaian pelaksanaan pengamanan Polres Lampung Selatan terkait unjukrasa penyesuaian harga BMM di daerah Bandar Lampung, yang juga diikuti oleh beberapa kampus  dari Lampung Selatan sehingga kami melakukan  penyekatan didaerah simpang Baruna Perbatasan Tanjung Bintang, Lampung Selatan-Panjang," kata dia.


Lanjutnya, di lokasi penyekatan kami mendapati sejumlah adik – adik pelajar menggunakan angkot dari kalianda menuju kota bandar Lampung, selanjutnya dilakukan penggeledahan, ditemukan 1 (satu) buah celurit, 1 (buah)  besi dan 2 (satu) buah bendera identitas sekolah, namun saat ditanya mereka beralasan akan menonton bola.


"Kami menduga, para pelajar tersebut akan ikut-ikutan aksi unjukrasa terkait penyesuaian harga BBM di daerah Bandar Lampung. Oleh karena itu petugas kami yang sedang melaksanakan pengamanan penyekatan, mengamankan pelajar – pelajar tersebut,” kata Dia. 


Saat memberikan arahan kepada para pelajar tersebut di halaman apel Mapolres Lampung Selatan yang disaksikan Pihak MKKS,  Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan dan orang tua pelajar.


"Mengharapkan agar para pelajar dapat memberikan kebanggaan kepada orang tua, keluarga, sekolah, Kabupaten dan negara yang lebih besar," harap dia.


Sambungnya, “Kami dari Polres Lampung Selatan, perwakilan MKKS dan Dinas Pendidikan akan melakukan pendataan dan membuatkan perjanjian, ketika mereka berulah mengulang perbuatan yang sama maka mereka akan  ditindak tegas dan diberhentikan dari sekolah,”.


Selanjutnya para siswa tersebut akan diserahkan kepada pihak sekolah dan orang tua mereka secara simbolis dan sebelumnya akan dilakukan pendataan identitas dan sidik jari mereka.  


Diketahui sebelumnya untuk melaksanakan pengawalan dan pengamanan aksi damai mahasiswa di Bandar Lampung, Polres Lampung Selatan menurunkan 101 Personilnya untuk melakukan pengamanan diantaranya adalah kegiatan penyekatan di perbatasan di lapangan Baruna. (Ik).

Artikel Terkait

Comments
0 Comments