Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Sabtu, September 3

Bekerjasama dengan PWI Lampung, Taufik Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI

 



Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI melakukan sosialisasi empat pilar MPR RI bersama PWI Lampung di Ballroom Hotel Radisson, Jumat (2/9/2022).


Sosialisasi tersebut, disampaikan pemaparan perihal Pancasila sebagai dasar ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR RI.


Kemudian, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.


Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah mengungkapkan, pihaknya berbangga hati mendapatkan kepercayaan bersama MPR RI untuk ikut serta mensosialisasikan pentingnya empat pilar kebangsaan kepada anggota para anggota PWI Lampung.


Menurutnya, selain memahami UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik, wartawan juga dituntut harus bisa memahami tentang empat pilar kebangsaan ini.


Karena profesi wartawan merupakan bagian dari 4 pilar Demokrasi yang satu kandung dengan badan eksekutif, legislatif, dan yudikatif.


“Dan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian kepada saudara kandungnya dari Ibu Pertiwi,” ujarnya.


Ia juga mengatakan, sangat mengapresiasi tentang kerjasama ini. PWI juga siap untuk bekerja sama dengan MPR RI dalam kegiatan apapun.


“Saya berharap, kerjasama ini tidak hanya menanamkan empat pilar kebangsaan, tetapi juga profesionalitas sebagai wartawan,” ujarnya.


Anggota MPR RI Taufik Basari mengungkapkan, pihaknya sangat memahami bagaimana kerja wartawan. Seperti yang disampaikan ketua PWI Lampung, wartawan merupakan bagian dari empat pilar demokrasi.


Tobas sapaan akrabnya harus mengungkapan, profesi wartawan haru dirawat dan diperhatikan, jangan sampai kemudian malah diisi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Hingga akhirnya justru memberikan informasi hoax dan keliru serta memutarbalikkan fakta.


“Oleh karena itu harus kita jaga bersama-sama profesi wartawan ini, agar dihargai sebagai salah satu pilar demokrasi yang sangat penting untuk menjaga keberlangsungan bangsa Indonesia,” tandasnya. (Red)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments