Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Selasa, Agustus 23

Mahasiswa Pertanian Unila Gelar Lapak Baca Buku Gratis

 


Bandar Lampung - Komunitas lapak baca buku gratis Lazuardi Hijau  menggelar lapak baca buku gratis di bawah pohon beringin Unila, kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Senin-Jumat. 


Koordinator Lazuardi Hijau, Aditya Ramadan sekaligus Mahasiswa jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian Unila mengatakan, kegiatan ini di gelar bertujuan untuk meningkatkan minat baca, khusunya untuk mahasiswa Unila dan juga masyarakat Bandar Lampung yang berkunjung ke Pelataran dibawah pohon beringin Unila. 


Terlepas dari baca buku gratis, adapula kajian-kajian keilmuan. Diantaranya adalah Disektor Pertanian, Ekonomi, Politik, Hukum, dan lain sebagainya. Sehingga Mahasiswa Kuliah tidak hanya kuliah saja. Akan tetapi, mendapatkan wawasan yang di dapatkan antar mahasiswa, papar Adit ke awak media, Senin (22/8/2022). 


“Pemilihan lokasinya kita pilih di sini karena tempat ini salah satu pusat keramaian, tempat kumpul angkatan,dan mengerjakan tugas memungkinkan menggugah para pengunjung untuk membaca buku”,ujarnya. 


Lanjut Adit, Mengacu pada hasil survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) tingkat literasi masyarakat Indonesia tergolong sangat rendah. Hasil survei tahun 2019 minat baca masyarakat Indonedia menempati ranking ke 62 dari 70 negara, atau berada 10 negara terbawah. 


Penyebab rendah minat dan kebiasaan membaca itu antara lain kurangnya akses, terutama untuk di daerah terpencil. Hal itu merupakan salah satu yang terungkap dari Indeks Aktivitas Literasi Membaca (Alibaca) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).


“Kegiatan membaca saat sudah mulai berkurang, sehingga kami hadir untuk mengembalikan budaya literasi di masyarakat dan mahasiswa, khususnya Unila”, terang Adit.


“Jadi kegiatan membaca buku ini agar tidak hilang ditelan zaman, maka dari situ saya bersama teman-teman membentuk sebuah komunitas lapak membaca,”pungkasnya.

Artikel Terkait

Comments
0 Comments