Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Senin, Juni 20

Polisi Tembak Pelaku Spesialis Jambret Wanita Saat Berkendara

 



Tekab 308 Satreskrim Polresta Bandar Lampung ringkus seorang pelaku spesialis jambret wanita saat berkendara sepeda motor, berinisial F, usai mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu di kediamannya Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Sabtu, 18 Juni 2022.


Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra sebut pelaku ditembak bagian kaki sebelah kanan lantaran melawan petugas saat akan diringkus. Sementara rekannya I lebih dulu ditangkap.


"Ia ditangkap usai mengkonsumsi Narkotika jenis sabu-sabu, selain itu dia juga melawan petugas terpaksa kami berikan tindakan tegas dan terukur,"ujarnya.


Ia menceritakan komplotan spesialis jambret yang menyasar korban wanita ini dikenal sadis. Dimana  mereka berkeliling di Kota Tapis Berseri sebelum melancarkan aksinya.


Setelah melihat wanita mengendarai sepeda motor, keduanya langsung memepet dan menendang kendaraan hingga terjatuh.


Saat terjatuh komplotan itu merampas tas yang berisi uang tunai delapan juta rupiah,ponsel dan barang berharga milik korban.  Akibatnya korban mengalami luka cukup serius hingga dilarikan kerumah sakit.


"Modus mereka selain menendang sepeda motor,juga kerap mengancam korbannya dengan benda tajam," kata dia.


Setiap kali usai beraksi, sambung Dennis, para pelaku ini biasanya melarikan diri ke luar kota untuk bersembunyi dari kejaran polisi. Bahkan uang hasil kejahatannya, dihabiskan untuk berfoya foya selama dalam pelariannya.


"Pengakuan tersangka, dia bersembunyi di kawasan Kali deres, Jakarta Barat. Dirasa sudah aman, tersangka kembali lagi ke kediamannya," katanya.


Dari interogasi awal, tersangka ini biasa berperan sebagai eksekutor atau merampas tas mapun ponsel milik para korbannya. Bahkan sebelum beraksi, tersangka biasa memetakan lokasi target calon korbannya.


"Mereka tidak pandang situasi lokasi ramai maupun sepi. Ada kesempatan langsung mereka rampas tas atau ponsel korbannya," kata dia. (M).

Artikel Terkait

Comments
0 Comments