Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Selasa, Mei 31

Terkait Vidio Maling di Sidomulyo Diamuk Massa Hingga Dimutilasi, Polres Lamsel Tegaskan Itu HOAX

 



Beredarnya Vidio tentang adanya maling atau pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) diamuk Massa, kabarnya pun hingga dimutilasi, yang lokasi berada di Sidomulyo. Beredarnya video itu, membuat warga heboh.


Dalam vidio berdurasi sekitar 7 menit itu, tampak diperkirakan sebanyak tiga orang pelaku yang sudah terpisah anggota badanya,  mulai dari kepala, badan, tangan dan kakinya yang dilakukan oleh warga yang mengeroyok.


Ada beberapa orang yang masih memegang senjata tajam (Sajam) terlihat membelah badan yang sudah terpisah dari anggota badan lainnya, setelah sebelumnya seseorang meminta untuk memperlihatkan isi dari badan pelaku didepannya. 


Kapolsek Sidomulyo Iptu Ilham Efendi, Senin (30/5) menjelaskan bahwa vidio yang beredar tentang terjadinya amuk massa hingga menewaskan tiga orang pelaku dan dimutilasi tersebut adalah tidak benar (Hoax) adanya. 


Beberapa hari sebelumnya dirinya juga menerima kiriman vidio adanya aksi amuk massa yang didalamnya tertulis SIDOMULYO yang menewaskan diperkirakan sebanyak tiga orang tewas dan terpisah anggota badannya.


"Saya juga sudah menerima kiriman vidio tersebut, dan itu adalah tidak benar (Hoax)," kata Kapolsek.


Sambungnya, "Oleh karena itu saya berharap kepada warga masyarakat khususnya warga Sidomulyo dan sekitarnya agar tidak mempercayai vidio yang tidak benar,".


Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKP hendra Syaputra, SE MM mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin SIK, SH, MSi, sebut bahwa vidio amuk massa yang menewaskan diperkirakan tiga orang pelaku dan dimutilasi di Sidomulyo itu adalah tidak benar adanya (Hoax). 


"Saya tegaskan bahwa vidio tersebut adalah tidak benar (hoax) terjadi di Sidomulyo, dan mungkin ditempat lainya," kata Kasat. (M).

Artikel Terkait

Comments
0 Comments