Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Jumat, Januari 28

Sopir dan Kernet Angkot Perkosa & Rampok Penumpang Ditangkap


Seorang wanita inisial SP (24), yang kasusnya sempat menjadi perbincangan hangat, akhirnya pelaku berhasil ditangkap.


Berdasarkan informasi yang di himpun, SP ini kondisinya saat itukan lagi naik angkot, kondisi angkot sepi, dan hanya ada si sopir IS dan kernet GG.


SP pada saat itu, naik angkot jurusan Serang-Balaraja, pada Kamis, (20/1/22), dini hari, aksi bejat dilakukan sopir dan kernet, hingga SP diperkosa mereka. Ternyata, kelakuan mereka tidak hanya disitu saja, mereka hendak mencoba bunuh SP.


Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyebut bahwa korban ini, awalnya ingin jenguk orangtuanya, karena SP dapat kabar orangtuanya baru datang dari Lampung. Kemudian korban naik angkot, kondisinya di angkot tersebut sepi, diperjalanan IS mengisi bensin, namun setelah isi bensin, kernet GG menutup pintu angkot tersebut.


"Korban dipukuli gunakan benda tumpul, korban pingsan. Setelah itu, keduanya memperkosa SP," kata Zain, Rabu, (26/1).


Lanjutnya, tidak hanya disitu saja, kedua tersangka merampas apa saja barang yang dibawa korban, kemudian tersangka mencobalah membunuh SP, untuk hilangkan jejak, dengan cara mencekik dan memukul, lalu dibuang ke sungai.


"Kondisi korban tak sadarkan diri dan dikira sudah meninggal, lalu korban dibuang Sungai," ujarnya.


Namun saja, ternyata SP masih sadar, dan kemudian berenang dan segera minta tolong kepada warga, kemudian lapor kejadian tersebut ke polisi.


Hingga akhirnya kedua pelaku berhasil diamankan. Mereka ditangkap di dua tempat berbeda yakni di Tigaraksa dan Cikupa.


Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dan Pasal 285 KUHP dan/atau Pasal 340 juncto 53 KUHP dan/atau Pasal 338 juncto 53 KUHP.


"Ancaman pidana hukuman mati," kata Kombes Pol Zain. (Red).


Artikel Terkait

Comments
0 Comments