Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Mau Investasi? Gabung Dibawah ini

Rabu, Desember 30

APNATEL : "Jaringan Internet Harus Semakin Kuat dan Merata"



APNATEL : "Jaringan Internet Harus Semakin Kuat dan Merata"


Lampung - Jaringan internet yang kuat merupakan suatu penunjang yang sangat berarti dalam pelaksanaan aktivitas penggunaan alat telekomunikasi. Beberapa daerah di Indonesia masih banyak yang jaringan internetnya lemah bahkan cenderung blank spot. 


Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (APNATEL) Jawa Barat, Boris Syaifullah saat bersilaturahmi dengan Chatra Nugraha CEO PT. Anugrah Multi Company, di kota Metro Provinsi Lampung, Rabu (30/12/2020). 


Boris menjelaskan bahwa keunggulan suatu daerah bisa diukur melalui kuat atau tidaknya jaringan internet di wilayah tersebut. Daerah yang memiliki jaringan internet kuat, bisa membantu masyarakat setempat dalam berkomunikasi, termasuk di wilayah Lampung ini. 


"Apalagi pada saat adanya pandemi sekarang ini, dimana aktivitas sekolah, perkuliahan dan perkantoran masih banyak yang tidak bisa bertatap muka sehingga memerlukan jaringan internet untuk penunjang aktivitas kegiatanya," ucap pria asal Sumbawa yang berdomisili di kota Kembang itu.


Lanjut dia menjelaskan bahwa di kota Metro Lampung pun jaringan internet masih kurang, bahkan sinyal internet 4G pun belum merata. Perlunya peran dari Pemerintah Daerah maupun Pusat dalam mengatasi permasalahan lemahnya sinyal tersebut.


APNATEL berharap peran dari Telkom selaku induk perusahaan Telekomunikasi agar selalu berkoordinasi dengan Pemerintah setempat terkait zona blank spot yang masih ada. 


"Telkom harus selalu berkoordinasi dengan jajaran Pemerintah setempat serta harus menggandeng para anggota APNATEL dalam mewujudkan wilayah Lampung bebas blank spot," tutup Boris.


Artikel Terkait

Comments
0 Comments