Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Kamis, Agustus 13

Mengharukan, Anaknya Meninggal Karena Kecelakaan, Orang Tua Ini Gantikan Wisuda Putri Kandungnya


Kisah haru, menyelimuti proses wisuda Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar, karena wisudawati, A Musdalifa Arif (20), Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, digantikan oleh ayahnya, karena ia telah meninggal dunia sebelum mengikuti wisuda. Musdalifa meninggal dalam kecelakaan tunggal setelah menjenguk temannya di Kabupaten Bulukumba pada Mei 2020.


Sang ayah Muh Arif Bochari (50), yang mewakili wisuda putrinya yang meninggal dunia, tak henti-hentinya meneteskan air mata. Tangis tak terbendung saat mendapat piagam dan ijazah dari rektor. Tangisnya pecah kala turun dari panggung wisuda. Tamu yang hadir ikut meneteskan air matanya.


Sang ayah mengatakan putrinya bercita-cita melanjutkan studinya di Kediri, tetapi takdir berkata lain. Ia bahkan akan memberi tempat spesial kepada kedua orang tuanya pada hari wisudanya nanti.


"Kemarin, sebelum wisudanya, dia rencana ke Kediri dan setelah dari Kediri ambil S2-nya. Oh iya, anak saya pernah bilang kalau diwisuda itu saya harus ditempatkan di tempat VIP," kata Bochari di kampus UIN Alauddin, Makassar, Selasa (11/8/2020), melansir detik.com.


Sang ayah mengaku sedih sekaligus terharu. Anaknya lulus dengan predikat cum laude setelah mendapatkan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,90.


"Bersedih sih dan saya anggap ini terharulah karena nilai anak saya alhamdulillah 3,90. Itu cum laude dia," terangnya.


Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis memberikan hak istimewa kepada orang tua almarhumah yang meninggal karena kecelakaan tunggal dengan memberikannya langsung ijazah dan menyalami langsung orang tuanya.


"Sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada mahasiswi kami yang meninggal dunia, kami memberikan langsung ijazah kepada orang tuanya," tegasnya.


Diketahui, UIN Alauddin, Makassar, mewisuda 578 mahasiswanya. Jumlah tersebut terdiri atas 124 mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora, 135 mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi, 188 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta 131 mahasiswa pascasarjana. Wisuda dilakukan secara daring dan luring. (*)

Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments