Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Sabtu, Mei 30

Jika "New Normal" Diterapkan, Gerakan Pekerja Serabutan: Nasib Rakyat Kecil Gimana..!?





Jika "New Normal" Diterapkan, Gerakan Pekerja Serabutan: Nasib Rakyat Kecil Gimana..!?



Belakangan ini muncul wacana "New Normal" bakal diterapkan, terkait hal ini pun ditanggapi oleh Prinaldi yang mewakili suara pekerja serabutan di Lampung.

"Jika "New Normal" Diterapkan, Nasib rakyat kecil Gimana..!? lihat saja, situasi social distancing dan phisical distancing, nasib yang kerja serabutan, harus ambil langkah baru, ya mau ga mau kerja apapun yang penting dapat uang untuk makan"Kata Prinaldi Wakili jeritan rakyat kecil yang mengatasnamakan Gerakan Serabutan di Lampung saat diwawancarai media, Jum'at (29/5), malam.

Lanjut Prinaldi dengan tegasnya, Pemerintah harus memikirkan dampaknya jika "New Normal" diterapkan, mulai dari kalangan bawah. "Jangan rubah-rubah saja toh, kalangan bawah ini sangat kerasa, coba dipikirkan dahulu, uang harian kadang dapat kadang nggak, mau makan apa.!? Ayolah lirik"Tegas Naldi.

Bung Aldi sapaan akrabnya, berharap kepada Pemerintah untuk dapat turun langsung, melihat fakta yang ada di lapangan, bagaimana nasib pekerja serabutan terutama pedagang kaki lima yang terasa pemasukannya menurun. .

"Semoga Pemerintah dapat membantu dalam kebutuhan pokok, kalau bisa sistemnya diperincikan mulai dari desa, sehingga meminimalisirkan oknum-oknum yang tidak tepat sasarannya, usahakan pendataan diperbarui dan dilakukan kroscek secara detail"Harap Bung Aldi.

Sambung Bung Aldi "Pekerja serabutan harus bangkit! jangan menyerah, semoga kita, dapat melewati pandemi COVID-19 ini. Aamiin".

Sementara itu, Pekerja Serabutan di Lampung Utara Reky Pratama mengaku satu suara sama Bung Aldi. "Ya satu suara, nasib pekerja yang serabutan ini binggung, mau kerja taukan, banyak usaha yang terdampak COVID-19, semoga Pemerintah bisa memikirkan nasib kami"Tutur Reky. (Rek/nall/Ian)

Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments