Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Kamis, Maret 5

Pukul Guru Hingga Babak Belur, 3 Siswa SMA di Kupang Ditangkap




Pukul Guru Hingga Babak Belur, 3 Siswa SMA di Kupang Ditangkap



Ya ampun mirisnya, tiga pelajar di Kab. Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan hal yang diluar batas, bahkan hingga nekad memukul bahkan menginjak guru.

Sang guru pun babak belur atas kelakuan yang dilakukan oleh tiga pelajar itu. Dan akhirnya polisi pun mengamankan tiga pelajar tersebut.

Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung mengatakan pengeroyokan itu terjadi saat ada ujian pada Selasa (3/3/2020). Guru yang menjadi korban merupakan pengawas ujian itu.

"Saat itu sebagai guru pengawas ujian, kemudian korban melaksanakan pemeriksaan dan pengecekan daftar hadir. Ternyata ada satu yang belum ngisi," kata Aldinan, Melansir detikcom, Rabu (4/3).

Lanjutnya, Guru tersebut lalu bertanya kepada peserta ujian, tapi semua diam dan tidak ada yang menjawab. Tiba-tiba, ada seorang siswa marah-marah dan merasa seharusnya semua sudah diisi.

"Lalu guru selaku korban mendatangi yang bersangkutan, diingatkan sambil negur murid 'kamu jangan begitu caranya kamu nggak sopan nggak menghargai saya', ditegur, ternyata memancing reaksi temannya yang lain, kemudian didatangi lagi sama si korban ini, ditempeleng muridnya," ujarnya.

Siswa yang tidak terima ditempeleng, lalu memukul guru tersebut. Selain itu, reaksi datang dari siswa yang lain.

"Nggak terima (ditempeleng), dipukullah gurunya ini. Temannya yang lain juga bereaksi, pertama dilempar kursi nggak kena, lalu dipukul jatuh si guru ini, datang lagi orang ketiga, injak-injak," tuturnya.

Tiga murid tersebut merupakan siswa kelas XII berinisial CY, YC, dan OB. Sedangkan sang guru berinisial YF.

Polisi yang menerima laporan dari pihak korban lalu mendatangi sekolah itu. "(Tiga siswa) kita amankan dari sekolah, iya (tidak lama setelah kejadian)"ujarnya. (*)

Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments