Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech Terbaru KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com

Sabtu, November 16

Tahun Depan, Pasangan yang Mau Menikah Wajib Ikut Pelatihan Pranikah




Tahun Depan, Pasangan yang Mau Menikah Wajib Ikut Pelatihan Pranikah




Berencana menikah tahun depan yai? Eits bersiaplah anda untuk mengikuti sertifikasi pra nikah lho, Pasalnya, jika tak lulus sertifikasi tersebut, anda tidak bisa melangsungkan pernikahan.

Melansir radarbogor.id, Pemerintah saat ini tengah merancang program sertifikasi pra nikah sebagai salah satu persyaratan menikah. Jika tidak ada halangan berarti, program tersebut akan dimulai tahun depan.

“Kita usahakan tahun 2020,” kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Muhadjir menegaskan, program tersebut sebetulnya melanjutkan yang sudah berjalan selama ini. Di mana selama ini, praktik bimbingan pra nikah dilakukan oleh Kantor urusan Agama (KUA). Kemudian, di agama Kristen juga sudah ada bimbingan serupa.

Hanya saja, pihaknya merasa perlu dilakukan revitalisasi. Ke depan, tidak hanya bimbingan dalam perspektif agama yang harus diikuti oleh calon mempelai. Juga menyangkut aspek kesehatan.

Khususnya terkait kesehatan reproduksi dan janin. Harapannya, dapat mencegah lahirnya anak-anak yang kurang baik kesehatannya seperti stunting.

Untuk itu, nantinya proses bimbingan nikah tidak hanya menjadi urusan Kementerian Agama. Namun juga melibatkan Kementerian Kesehatan dan kementerian terkait lainnya.

Lantas, bagaimana jika tidak lulus sertifikasi pra nikah? “Ya sebelum lulus mengikuti pembekalan enggak boleh nikah,” kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

Menteri Agama Fachrul Razi siap mendukung gagasan tersebut. Menurutnya, untuk menjalani bahtera rumah tangga, kedua calon mempelai harus dibekali nasihat-nasihat.

Baik yang sifatnya keagamaan seperti tata cara membangun rumah tangga, hingga berkaitan dengan kesehatan.

“Dikasih tahu pada saat hamil apa yang harus dia lakukan. Jadi betul-betul dia melahirkan bayi-bayi yang sehat,” kata dia.

Gimna menurut mu yai ?

Artikel Terkait

Comments
0 Comments