Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Senin, Juli 23

Mengapa Banyak Indomaret dan Alfamart Berdiri Saling Berdekatan ?

Via http://intisari.grid.id
Mengapa Banyak Indomaret dan Alfamart Berdiri Saling Berdekatan ? 

Infokyai.com - Pernahkan melihat Indomaret dan Alfamart saling berdekatan, nah lantas apa yang terlintas dalam pemikiran anda? pastinya kalian berpikir, nah bagaimana kok bisa berdekatan, apa nggak saingan, soalnya kan jika melihat di pasar - pasar ada dagangannya sama bisa ribut deh, namun mengapa jika Indomaret dan Alfamart berdekatan tetap tenang saja ? mau tau? simak dibawah ini ...

Dari informasi yang infokyai.com himpun, ternyata di beberapa wilayah pasti bertemu dengan retail modern seperti Indomaret atau Alfamart, dan tak jarang terlihat ada yang saling berdekatan, dan adapula yang berjauhan, Mengapa hal ini bisa terjadi? Seperti dilansir dari kompas.com, Menurut Regional Franchise Manager Indomaret, Muhammad Agus Noviyanto, hal tersebut wajar sebagai salah satu bentuk persaingan usaha yang sehat.

"Kalau kami lihat, (pemain) ritel minimarket kan Indomaret, Alfamart. Kalau berdekatan, mungkin karena sama-sama melihat potensi pasar (di lokasi tersebut)," kata Agus saat berbincang dengan Kompas.com dalam acara International Franchise, License and Business Concept Expo and Conference atau IFRA 2018 di Jakarta Convention Center, Jumat (20/7/2018).

Agus menjelaskan, dalam hal melihat potensi pasar yang menjanjikan untuk toko ritel modern, Indomaret sudah memiliki ukuran tersendiri.

Rata-rata, Indomaret banyak dibuka di area perumahan, apartemen, perkantoran, pusat perbelanjaan, rumah sakit, bandara, stasiun kereta api, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Meski banyak toko Indomaret yang letaknya berdekatan dengan pemain lain seperti Alfamart, Agus mengaku tidak masalah.

Hal itu dilihat sebagai bentuk persaingan yang wajar di masa sekarang.


"Tidak beda sama McD dan KFC. Wajar sih di era yang sekarang, persaingannya memang seperti itu," tutur Agus.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti mengungkapkan, bisnis waralaba atau franchise merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan di Indonesia saat ini.

Bahkan, dia menyebut Presiden Joko Widodo menaruh perhatian khusus terhadap perkembangan bisnis waralaba dalam rangka menggerakkan kegiatan ekonomi.

"Dengan adanya sistem waralaba dan proses distribusi yang baik, dapat diterapkan untuk usaha baru yang belum bisa mengembangkan secara mandiri. Dari situ, dia bisa memulai jadi entrepreneur," ujar Tjahya.  (*)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...