Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Minggu, Juni 24

Hermawan: Jadilah Pemilih Cerdas, Pengawas Berintegritas, Kontestan Yang Berkualitas



Hermawan: Jadilah Pemilih Cerdas, Pengawas Berintegritas, Kontestan Yang Berkualitas
Lampung - Pemilihan umum yang berkualitas bisa dinilai dari beberapa faktor, seperti penyelenggara yang kompeten dan berintegritas, serta kontestan, baik calon pemimpin dan partai politik yang mentaati aturan sesuai dengan undang-undang pemilu. Hal tersebut diungkapkan Koordinator Presidium Advokat Bela Rakyat, Hermawan, di ruang kerjanya, menjelang pilkada serentak dilaksanakan, Bandar Lampung, Sabtu (23/6/2018).


Hermawan juga mengatakan, ada beberapa faktor yang turut mentukan terlaksananya pemilu berkualitas. Diantaranya, faktor media yang tak memihak, pengawas yang objektif dan dan berani memberi tindakan tegas kepada oknum yang melanggar aturan, serta pemilih yang cerdas.

"Melalui pemilihan kepala daerah serentak pada 27 juni 2018 ini, warga negara sesungguhnya tidak sekadar mendelegasikan kewenangan politik, namun juga meniscayakan tanggung jawab dari kepemimpinan politik yang dihasilkan," ujarnya.

Menurutnya, lanjut Hermawan, upaya mewujudkan pemilihan umum berkualitas pada tahun politik 2018 dan menjelang pilpres pileg 2019, masyarakat harus menjadi pemilih cerdas. Dengan melihat latar belakang calon kepala daerah yang sungguh-sungguh memiliki visi misi membangun daerah pada setiap lini kehidupan masyarakat. 

"Artinya masyarakat haruslah rasional dalam menentukan pilihan sehingga nilai demokrasi tidak  “rusak” dan terciderai oleh politik transaksional," terang Hermawan.

Provinsi Lampung masuk dalam daftar daerah yang melaksanakan pilkada, termasuk 16 Provinsi lainnya yaitu Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua dan Maluku Utara sehingga total ada 17 provinsi yang melaksakan pilkada serentak ditambah dengan 154 kabupaten/kota se-Indonesia. 

Provinsi Lampung dengan segala dinamikanya menuntut masyarakat untuk memilih calon kepala daerahnya dengan cermat dan menjadi pemilih cerdas sehingga menghasilkan pemimpin yang berkualitas dalam mengemban amanah kedepan. Ada empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur diantaranya No.1 M. Ridho Ficardo- Bachtiar Basri, No.2 Heman HN- Sutono, No.3 Arinal Djunaidi– Chusnunia, dan No.4 Mustafa-Ahmad Jajuli merupakan putra putri terbaik yang ada di Provinsi Lampung yang sama-sama memiliki komitmen membangun Lampung tercinta.

"Untuk itu, diharapkan kepada masyarkat Lampung untuk benar-benar dapat melihat serta menentukan pilihannya sesuai hati nurani, objektif tanpa harus ada embel-embel yang menciderai demokrasi. Misalnya dengan hadirnya sembako ataupun materi dalam bentuk lain yang disampaikan kepada masyrakat. Sebagai pemilih cerdas tidak harus memilih dengan alasan telah menerima sesuatu dari tim sukses agar memilih jagoannya karena ini merupakan upaya merusak citra demokrasi. Ambil sembakonya jangan pilihorangnya," tambah Hermawan yang akrab disapa qiyai ini. (Red/KN)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...