Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di Gink Tech KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Jumat, September 7

Wajahnya Mirip Jokowi, Mahasiswa UII Ini Malah Dapat Teguran dari Dekan, Nah Kenapa?


Wajahnya Mirip Jokowi, Mahasiswa UII Ini Malah Dapat Teguran dari Dekan, Nah Kenapa?

Infokyai.com - Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Dimas Aji Pratama, tengah ramai diperbincangkan di media sosial lho, lantaran pria ini memiliki kemiripan wajah dengan Presiden Jokowi saat ia tersenyum.
.
.
“Dikenal mirip Jokowi sudah sejak zaman SMP di Batang, pas zaman Jokowi jadi presiden juga. Lebih serunya lagi waktu itu penah didandani, mulai rambut lalu difoto. Dari zaman SMA, saya lebih dikenal sebagai Jokowi ketimbang nama asli, ya sudah, pas mau buat jaket almamater, saya pakai nama Jokowi saja, agar lebih diingat,’’ kata Dimas seperti dilansir dari Suara.com
.
.
Selain wajah mirip Presiden, mahasiswa UII ini juga menyematkan nama Jokowi di emblem jaketnya. Namun saja lantaran Dimas menyamatkan nama Jokowi di jaketnya tersebut justru membuatnya ditegur Dekan Fakultas Hukum UII.
.
.
Sang Dekan beralasan bahwa penggunaan nama Jokowi yang ada pada jaket Dimas dikuatirkan bisa memicu konflik di kalangan kampus.
.
.
“Intinya, ini kan tahun politik, pakai nama Jokowi akan menimbulkan persepsi tak benar, kami tidak mau menimbulkan persoalan di kampus. Dimas Adi Pratama mungkin fans Jokowi, atau wajahnya mirip Jokowi. Tapi kalau dia pakai nama Jokowi kan tak bagus, karena namanya bukan Jokowi,’’ kata Abdul Jamil.
.
.
Abdul menegaskan bahwa mahasiswa punya kebebasan dalam menentukan hak pilihnya di pilpres 2019. Namun dalam ruang lingkup kampus, mahasiswa harusnya netral dan tidak membawa kepentingan politik ke dalam internal kampus.
.
.
“Saya ingin memberikan pemahaman, saya tidak melarang berpolitik, tapi jangan bawa wahana politik ke kampus. Kan politik hak orang, namun jangan sampai membawa atribut politik di kampus,’’ ujar Abdul Jamil.
.
.
Menanggapi hal tersebut, Jamil akan memanggil Dimas untuk memberikan saran agar tidak lagi menggunakan nama Jokowi yang kental bernuansa politik.
.
.
"Besok paling lambat saya akan panggil, jangan pakai nama itu lagi. Saya ingin di UII netral, kami memberikan kebebasan, silakan ngefans siapa tentukan pilihan siapa, tapi jangan sampai bawa atribut ke kampus," ungkap Jamil. (*)


#infokyai #viral #lampung #bandarlampung#lampungselatan #pesawaran #cpns #lowongancpns #lokercpns #pengumumancpns #beritacpns

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...