Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di Gink Tech KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Minggu, Januari 7

4 ABG Diduga Dicabuli Pengasuh Salah Satu Pondok Pesantren di Pringsewu, Polisi : Masih Dalam Penyelidikan


4 ABG Diduga Dicabuli Pengasuh Salah Satu Pondok Pesantren di Pringsewu, Polisi : Masih Dalam Penyelidikan

Pringsewu, Infokyai.com - Unit PPA Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanggamus melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi yang bersangkutan, terkait laporan dugaan pencabulan anak dibawah umur di salah satu Pondok Pesantren Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu.

Baca Juga :
Sanksi Bagi PNS Yang Tidak Menjaga Netralitas dalam Pilkada, Pileg, dan Pilpres https://goo.gl/JD4vFR
Lucunya Maling Ini, Sebelum Dibawa ke Kantor Polisi, Sempatnya Dia Minta Makan https://goo.gl/mLBzJg
Diduga Kena Gendam Tiga Kali Siswi SMP Disetubuhi Pemilik Toko https://goo.gl/r6r6zQ

Pihak Penyidik Polres Tanggamus tidak akan gegabah melangkah. Sejumlah tahapan harus ditempuh sebelum melakukan penyidikan kasus tersebut. "Pihaknya saat ini masih melakukan pengumpulan bahan keterangan terkait dugaan aksi pencabulan itu. Sebab, laporan dugaan pencabulan itu baru diterima kemarin"Kata Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si. Kasat Reskrim AKP Hendra Saputra, SE, Rabu (3/1/18) siang

Pemeriksaan terhadap saksi saksi telah dilakukan oleh penyidik. Anggota unit perlindungan perempuan dan anak (UPPA) polres sedang mendalami informasi dari keterangan yang diberikan para saksi korban. ‘’Kami masih mengumpulkan keterangan. Setelah selesai baru kami lakukan pemanggilan terhadap terlapor BU (40) dan hari ini unit PPA melakukan pemeriksaan saksi-saksi guna terangnya perkara tersebut" Ujar AKP Hendra Saputra, Kamis (4/1/18). Lanjutnya, keempatnya pelapor terdiri dari 2 warga Kabupaten Pringsewu dan 2 warga Kabupaten Tanggamus. "Berdasarkan pemeriksaan sementara para korban, modus operandi BU melakukan pencabulan dengan berpura-pura mengobati/pengobatan alternatif," jelasnya.

Sementara itu pendamping para korban dari LSM Cakra Indonesia, mengatakan bahwa dengan adanya laporan rekan-rekan atau anak-anak tersebut yang mengalami pelecehan di suatu Pondok Pesantren telah mencari tau dan terdapat beberapa santri yang mendapatkan perlakuan pencabulan dan sepakat mendampingi.

"setelah kami diberikan kuasa, maka kemarin, kami mendampingi pelaporan ke Polres Tanggamus dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib," jelas Sahrin Wakil Ketua LSM Cakra Indonesia, Sahrin.

Baca Juga : 
Penyebab Pemadaman Listrik Yang Dilakukan PLN, Simak Penjelasannya https://goo.gl/LPVhx5
Pakai Narkoba, Artis Cantik Jennifer Dunn Terancam 20 Tahun Penjara dan Denda 20 M , cek di https://goo.gl/PiUe1q
Jasad Bayi Diduga Hasil Aborsi Di Abung Selatan https://goo.gl/eA53YA


Kecelakaan di Abung Kunang, Satu Truk Masuk Siring https://goo.gl/8eP6S3

Ditempat yang sama, sekretaris Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kabupaten Pringsewu, Suktari Margayani, SH mengungkapkan pihaknya akan bekerjasama dengan LSM Pendamping awal akan mendampingi terus sampai dengan proses pengadilan.

"Kita dampingi dari saat ini, hingga proses penyidikan sampai pengandilan tentunya," tegasnya.

Dan terkait adanya korban berasal dari Kabupaten Tanggamus, P2TP2A Pringsewu akan berkoordinasi dengan P2TP2A Tanggamus sesuai wilayah kerja. (Red.tm/mp)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...