Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Loker Gink Technolgy Batas 26 April 2018 KLIK DISINI

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Friday, August 4

Istri Korban Pencuri Ampli Mushola, Minta Polisi Usut Pengeroyok Suaminya

Foto Ist
Istri Korban Pencuri Ampli Mushola, Minta Polisi Usut Pengeroyok Suaminya

Bekasi, Infokyai.com - Telah terjadi aksi main hakim sendiri di daerah Bekasi yang mengakibatkan pelaku yang diduga maling ampli Mushola, di hakimi massa lalu dibakar hingga meninggal. Namun saja setelah insiden tersebut terjadi, ternyata pelaku yang dibakar tersebut bukanlah maling. 

Baca Juga Kronologi Maling dibakar hidup hidup cek KLIK DISINI

Siti Zubaidah adalah istri korban yang diduga pencuri ampli mushola yang dihakimi massa setempat, lalu dibakar hidup - hidup hingga meninggal, ia mendapatkan kabar suaminya dihakimi massa dari media social, ia sempat merasa tidak percaya atas kejadian yang menimpa suami tercintanya. 

Siti Zubaidah adalah warga yang tinggal di Kampung Jati, Cikarang Utara, RT 04 RW 05, Bekasi, Jawa Barat, yang saat ini sedang hamil anak keduanya. Anak pertamanya laki - laki sudah berusia 4 (empat) tahun. Akibat dari kejadian ini, ia meminta untuk pihak Kepolisian mengusut tuntas pelaku pengeroyokan yang menewaskan suaminya

Baca Juga, Masya Allah Muncul Lafadz Allah di Kepala Korban Yang Dituduh Maling Lalu di Bakar, cek di KLIK DISINI

Menurut keterangan Siti Zubaidah Istri korban, suami saya berangkat pada hari itu, ingin mencari ampli di daerah Cileungsi Bogor, Jawa Barat, "saya merasa tidak tahu, kalau dia di Muara Bakti, soalnya pada saat ia pergi, ia pamit mau ke Cileungsi Bogor, namun sempat tidak percaya mendengar kabar tersebut itu suami saya. 

Semoga pelaku yang mengeroyok lalu membakar suami saya semua cepat terungkap, saya hanya ingin keadilan saja buat suami saya yang sudah menjadi korban, "Ucap Zubaidah sambil menangis

Kapolres Metro Bekasi Kabupaten Asep Adi Saputra mengatakan, atas kejadian ini, akan segera mengusut pelaku yang telah melakukan tindakan main hakim sendiri, sebab pada dasarnya, setiap manusia memiliki hak asasi, dan tidak boleh diperlakukan dengan cara main hakim sendiri. (Red/tm/mp)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...