Mempunyai Info Lowongan Kerja ? Event ? Bisnis dan UKM ? Berita di Sekitar Anda ? Kirimkan ke KAWANNONGKRONG@GMAIL.COM

Mau Pasang Iklan Premium ? KLIK DISINI

Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Follow Instagram @Infokyai KLIK DISINI

Add @LINE Infokyai KLIK DISINI

PIN BBM Terbaru infokyai D99E6B3E

Kementerian Keuangan KLIK DISINI

Bacaan Niat Sholat Tarawih KLIK DISINI

Walk Interview

Himax 22 - 31 Mei 2017 KLIK DISINI

Bank Danamon 31 Mei 2017 KLIK DISINI

Info Peralihan Arus Jalan di MBK KLIK DISINI

Daftar Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia KLIK DISINI

Pengertian Cakak Pepadun, Sejarah dan Tujuannya

Foto Ist
Pengertian Cakak Pepadun, Sejarah dan Tujuannya 
Lampung, Infokyai.com - Provinsi Lampung adalah salah satu provinsi bagian dari Negara Indonesia yang merupakan Provinsi yang dari sekian banyak Provinsi di Negara Indonesia yang memiliki banyak potensi alam, serta memiliki banyak kebudayaannya.

Salah satu budaya yang menarik pada Provinsi Lampung adalah budaya Cakak Pepadun yaitu Cakak Pepadun adalah upacara pemberian gelar untuk adat pepadun, atau lebih jelasnya adalah suatu peristiwa pelantikan atau pemberian gelar penyimbang menurut adat istiadat masyarakat Daerah Lampung Pepadun, yang biasa dikenal dengan upacara pemberian gelar untuk adat Pepadun.

Pada proses pemberian Gelar adat Lampung. seseorang yang akan mendapatkan gelar yaitu sebagai berikut :
Pertama : Suttan
Kedua : Raja
Ketiga : Pangeran
Keempat : Dalom, dan lain-lain

Biasanya proses pemberian gelar Cakak Pepadun, dilaksankaan bersamaan dengan upacara perkawinan adat istiadat Budaya Lampung, pepadun adalah suatu bangku atau singgsana kayau yang menjadi simbol status sosial tertentu dalam keluarga Adat Budaya Lampung.

Proses dalam Cakak Pepadun, berlangsung dimulai ketika prosesi sebagai berikut :
1.Ngakuk Maju yaitu suatu proses mengambil mempelai wanita, kemudian dengan begawi.
2.Tahap ini adalah tahap utama dalam proses Cakak Pepadun, yaitu musyawarah adat atau bisa dikenal dengan istilah Upacara Merwatin.
3.Proses penyerahan siger (tempat sirih) yang berisi galang siri atau uang.
4.Proses ini adalah proses pemotongan kerbau untuk menjamu para tamu - tamu penyimbang adat.
5.Bertabuh musik khas tradisional Budaya Lampung,
6.Diiringi dengan arak - arakan penyimbang dari pihak mempelai Pria menuju ketempat mempelai wanita.
7.Proses ini, kita dapat menikmati aksi - aksi kesenian seperti pencak silat.
8.Berdialog dan menyerahkan barang bawaan dari pihak mempelai pria kepada mempelai wanita
9.Proses menyuapi kedua mempelai dengan diiringi musik tradisional budaya Lampung
10.Kemudian mulailah Tari Cangget hingga Cakak Pepadun calon Penyimbang adat duduk di singga sana.(FMP)

Baca Juga : 


Add Friend

Ikuti Infokyai Via Email:

Delivered by FeedBurner

Share :

Facebook Twitter Google+

share

Back To Top