Tak Terima Mobilnya Tertabrak Kereta di Lampung, Warga Blokir Rel dan Tuntut Ganti Rugi ke KAI
BANDAR LAMPUNG – Warga memblokir rel kereta api setelah sebuah mobil tertabrak kereta di perlintasan tembusan dari Jalan Soekarno Hatta menuju Jalan Yos Sudarso, Bandar Lampung, pada malam takbiran.
Aksi pemblokiran dilakukan sebagai bentuk protes warga dan keluarga korban yang menilai perlintasan tersebut tidak memiliki pengamanan memadai seperti palang pintu maupun penjaga.
"Kecelakaan tertabrak kereta api di tembusan dari Jalan Soekarno Hatta ke Jalan Yos Sudarso pada malam takbiran," kata Reni selaku keluarga korban pada Rabu, 23 Maret 2026.
Reni menyampaikan, pihak keluarga meminta pertanggungjawaban dari PT KAI atas kejadian tersebut. Mereka mengajukan tiga tuntutan utama kepada pihak perusahaan kereta api.
"Meminta pihak KAI tiga hal, pertama diadakan palang pintu, kedua diadakan penjaga, dan ketiga kendaraan kami diperbaiki," ujarnya.
Menurutnya, perlintasan tersebut merupakan jalur yang sering dilalui masyarakat setiap hari, termasuk para pelajar yang melintas untuk berangkat maupun pulang sekolah.
"Di lokasi tersebut tempat perlintasan banyak anak sekolah dan masyarakat yang lewat karena jalan tersebut adalah jalan utama," jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa kecelakaan di perlintasan tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Karena itu, keluarga korban berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.
"Kalau ada palang pintu atau penjagaan tidak mungkin terjadi kecelakaan ini. Ini bukan yang pertama, ini sudah pernah terjadi dan harapan saya ini yang terakhir," tuturnya.
Aksi pemblokiran rel oleh warga sempat menarik perhatian pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Hingga kini, warga berharap pihak terkait segera memberikan solusi serta meningkatkan keselamatan di perlintasan tersebut.
Terpisah dari itu, Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki membenarkan bahwa ada peristiwa pemblokiran jalan kereta api dan masalah sudah ditangani oleh pihak kepolisian.
"Kami sangat mengapresiasi pihak kepolisian yang bertindak cepat dalam mengamankan perjalanan kereta api," ujarnya saat dikonfirmasi infokyai. (Ma/ik)

0 Komentar