Saham sektor industri tekstil dan produk tekstil (TPT) menjadi sorotan utama pada sesi perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (15/1/2026). Sejumlah saham di sektor ini mencatatkan penguatan signifikan dan mendominasi daftar saham top gainers.
Pengamat ekonomi Febrian Maulana Putra, S.Akun., M.E., menilai penguatan terjadi di sejumlah emiten tekstil.
"Pada hari ini, ada sejumlah saham sektor tekstil mengalami kenaikan, seperti ZATA, TRIS, BELL, TFCO, SSTM, SPRE, POLU, dan masih banyak yang lainnya,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, beberapa saham bahkan membukukan kenaikan di atas 15 persen dalam sesi perdagangan hari ini.
“Beberapa saham sektor tekstil mengalami kenaikan di atas 15 persen, seperti ZATA naik 35 persen, TRIS naik 16 persen, POLU naik 19 persen, dan BELL melonjak hingga 34 persen. Ini menjadi daya tarik para investor pada hari ini, namun tetap harus melihat bagaimana kinerja perusahaan dan laporan keuangannya,” jelas Febrian.
Menurutnya, penguatan saham sektor tekstil ini menunjukkan adanya respons positif pasar terhadap sentimen yang beredar. “Sejumlah saham sektor tekstile yang terpantau naik hari ini bahkan masuk dalam daftar top gainers 15 Januari 2026. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan harga saham tersebut merupakan salah satu respons positif pasar terhadap kabar bahwa Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan dana investasi sebesar triliunan rupiah untuk memperkuat sektor ini,” katanya.
Sejalan dengan penguatan sektor tekstil, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ditutup di zona hijau. IHSG pada Kamis (15/1/2026) dibuka di level 9.072 dan ditutup menguat ke level 9.075 atau naik 0,47 persen. Sepanjang perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 9.100 dan terendah di 9.041.
Dari sisi transaksi, total volume perdagangan tercatat sebesar 506,30 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp28,25 triliun. Rinciannya, pasar reguler membukukan volume 478,72 juta lot dengan nilai Rp25,94 triliun, pasar negosiasi 23,02 juta lot senilai Rp2,22 triliun, serta pasar tunai sebanyak 4,56 juta lot dengan nilai Rp90,29 miliar.
*Disclaimer: Berita ini bersifat informatif dan tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.* (Putra)

0 Komentar