Anak muda Lampung Mukholiq, yang lebih dikenal dengan nama Holiq Bae, kembali menunjukkan eksistensinya di ranah literasi dan seni digital. Sastrawan muda asal Lampung ini resmi meluncurkan karya keempatnya berupa novel berjudul Jejak Lensa. Novel tersebut akan diterbitkan oleh Inspro Pustaka dan dicetak di Yogyakarta pada penghujung tahun 2025.
Tak sekadar hadir sebagai karya sastra, Jejak Lensa juga diproyeksikan melangkah lebih jauh. Novel ini dijadwalkan akan diadaptasi ke layar lebar pada tahun 2026, menjadikannya salah satu karya sastra asal Lampung yang berhasil menembus industri perfilman nasional.
Dengan latar belakang sebagai seniman digital, Holiq memadukan kekuatan bahasa puitis dengan pendekatan visual yang kuat. Cerita yang disuguhkan terasa dekat dengan realitas dan kegelisahan generasi muda, sekaligus menjadi wujud kolaborasi antara sastra, seni visual, dan ekosistem industri kreatif.
“Lewat karya ini, saya ingin pembaca tidak hanya menikmati cerita, tetapi juga merasakannya secara visual. Saya berharap semakin banyak penulis muda di Lampung yang berani menerbitkan karya dan membawanya ke level yang lebih tinggi. Lampung memiliki potensi besar sebagai pusat literasi dan kreativitas di Indonesia,” ujar Holiq dalam keterangannya, Minggu, 21 Desember 2025.
Melalui Jejak Lensa, Holiq Bae bukan sekadar menghadirkan sebuah cerita. Ia tengah menorehkan jejak sebuah pesan bagi generasi muda Lampung untuk terus melangkah, berkarya tanpa ragu, dan meyakini bahwa mimpi besar selalu layak untuk diperjuangkan. (Putra)

0 Komentar