Dua warga asal Kabupaten Lampung Selatan yang sebelumnya dilaporkan terseret arus di Pantai, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, menyampaikan bahwa proses pencarian kedua korban yang dilaporkan hilang telah membuahkan hasil.
Korban pertama inisial Di ditemukan pada Sabtu malam pukul 20.15 WIB, dan jenazahnya langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Sementara itu, korban kedua inisial Ru berhasil ditemukan pada Minggu pagi pukul 08.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Jenazahnya juga langsung dibawa ke rumah duka.
"Kedua korban sudah ditemukan. Di ditemukan tadi malam, dan Ru ditemukan pagi ini. Keduanya langsung dibawa ke rumah duka," ungkap Rully Fikriansyah, Minggu, 27 Juli 2025.
Rencananya, kedua korban akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat siang hari ini.
Peristiwa ini menambah duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar, khususnya warga Lampung Selatan, kata Rully mengenai informasi lebih lanjut mengenai kronologi tenggelamnya kedua korban.
"Pada hari Sabtu tgl 26 Juli 2025 sekira jam 16.30wib korban sedang mancing di laut karya sakti (air terjun) di duga korban terpeleset dan jatuh ke laut dan korban sudah tidak terlihat lagi," ujarnya.
Dengan adanya kejadian ini, pihak damkar Lamsel sudah berkoordinasi dengan pihak Basarnas dan Polair.
"Dihimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di area perairan, terutama di lokasi-lokasi yang belum sepenuhnya terpantau keselamatannya," imbaunya. (Pu/ik)

0 Komentar