Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung dan Universitas Lampung (Unila) berkolaborasi dalam melaksanakan program penanaman lubang biopori di Kelurahan Panjang Utara, tepatnya di wilayah Kampung Baru Tiga, Senin (tanggal menyesuaikan). Kegiatan ini berhasil menanam 100 lubang resapan biopori, sebagai langkah nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi risiko banjir.
Program ini mendapat dukungan penuh dari para kepala lingkungan dan ketua RT setempat, serta pengawasan langsung oleh Lurah Panjang Utara, Bapak Sukarno, yang turut hadir memantau jalannya kegiatan
"Kami sangat mendukung kegiatan ini. Kolaborasi antara UIN dan Unila patut diapresiasi karena mampu membawa dampak positif langsung bagi masyarakat,” ujar Bapak Sukarno, Senin, (21/7).
Lubang-lubang biopori ditanam di berbagai titik strategis, terutama di daerah-daerah rawan genangan air. Lubang ini berfungsi mempercepat peresapan air ke dalam tanah, meningkatkan kualitas air tanah, serta menjadi solusi sederhana namun efektif dalam mengurangi genangan
Selain penanaman, mahasiswa juga turut memberikan edukasi kepada warga mengenai manfaat biopori dan cara perawatannya, agar masyarakat dapat menerapkan dan menjaga secara mandiri lubang-lubang yang telah dibuat.
Kolaborasi antara UIN dan Unila ini menjadi contoh nyata bahwa sinergi antar perguruan tinggi dan masyarakat dapat menghasilkan dampak yang besar dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal
Dengan semangat gotong royong, kegiatan ini diharapkan tidak hanya bermanfaat sementara, tetapi menjadi awal dari kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan. (Ma/ik)

0 Komentar