Breaking News

Acara Intercession yang Digelar di Radar Lounge Sukses Digelar.!


Acara Intercession yang digelar di Radar Lounge sukses digelar. Kegiatan ini, dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada pemilih pemula dalam hadapi pesta demokrasi pemilu 2024 mendatang, Selasa (25/7/2023).


Salah satu narasumber di acara ini, dari kalangan pemuda yakni Iqbal Ardiansyah selaku Ketua KNPI Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Lampung mengatakan bahwa Sebagai pemilih pemula, masyarakat harus diberikan sosialisasi untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum baik tingkat kota hingga nantinya pemilihan presiden.


Bung Iq sapaan akrabnya berharap para peserta dapat memahami betapa pentingnya hak suara kita bila tidak kita gunakan karena sebagai pemilih cerdas harus mampu nantinya memilih pemimpin yang yang berkualitas. Suara mu untuk bangsa mu. Minimnya partisipasi masyarakat dalam pemilu bisa karena ketidaktahuannya atau tidak peduli sama sekali sehingga menimbulkan sikap apatis terhadap kegiatan pemilihan umum ini.


"Hal tersebut sangat disayangkan karena dari pemilu ini dapat menentukan kondisi bangsa kedepannya dengan memilih pemimpin yang benar-benar peduli dengan rakyat," kata ia.


Bung Iq Menambahkan, kinerja dan peranan KPU serta pemahaman pentingnya partisipasi dalam pemilu tahun 2024. Peranan pemilih pemula yang merupakan kalangan pelajar SMA kelas 3 dan mahasiswa belum maksimal saat. pelaksanaan seharusnya lebih aktif berperan dan berpartisipasi setiap tahapan pemilu yang telah disusun oleh KPU.


"Mahasiswa adalah agen of change, kalangan intelektual dalam tatanan masyarakat tentunya harus menjadi pemilih yang cerdas, dapat memilih pemimpin yang dapat membawa perubahan untuk lima tahun kedepannya," ucap Bung Iqbal Ardiansyah, S.Si., MM yang juga sebagai Ketua Harian ESI Lampung.


Ia mengajak semuanya untuk menjadi pemilih cerdas untuk itu perlu ada kiat-kiatnya seperti memastikan nama kita terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) bisa diaksses melalui website kpu.go.id, ketahui visi, misi dan program peserta pemilu, kenali rekam jejak calon (TV, koran, elektronik, facebook, twitter, Ig, Tiktok), kenali daftar calon. Kemudian pastikan pilihan kita, catat janjinya, lihat media kampanye, waspada jelang kampanye. Pastikan undangan memilih di tangan, terakhir datang dan coblos," tandasnya.


Sementara itu, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian MBA. MSc. Rektor IIB Darmajaya menyampaikan Urgensi Partisipasi Dalam Pemilu 2024. Masalah pemilu itu kaitannya dengan demokrasi dan partisipasi politik. Salah satu prasyarat dari demokrasi adalah terselenggaranya pemilu. Pemilu merupakan mekanisme dalam sirkulasi kekuasaan, sebagai sarana rekrutmen politik, wujud dari partisipasi politik warga, dan sebagai media dalam pendidikan politik.


Namun, tingkat partisipasi politik warga menunjukan kecenderungan menurun. dan ditandai juga dengan pragmatisme pemilih," ucapnya.


Menurutnya, demokrasi berkorelasi dengan kecerdasan pemilih. untuk itu perlu agen demokrasi. Tantangan dari agen demokrasi, rendahnya partisipasi politik yang diindikasikan dengan rendahnya kapabilitas sistem politik, kesadaran politik dan krisis kepercayaan.


Artinya, pemilu sebagai salah satu prasyarat demokrasi belum mendukung bagi pematangan demokrasi. Tidak ada demokrasi tanpa aktor demokrasi, untuk itu sebagai mahasiswa harus siap menjadi agen demokrasi," imbuhnya.


Dari hasil survei lembaga terpercaya seperti Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Kompas,dll mengatakan bahwa generasi muda ini yang akan memilih ditahun 2024 angkanya sampai 60 persen.


Tetapi, kecenderungannya bahwa orang-orang yang tidak suka politik atau apolitik sehingga mereka masih bimbang dalam menetapkan pilihan walaupun dari hasil survei juga mengatakan bahwa mereka ini akan mempergunakan hak pilihnya 80 persen. Maka bagaimana tugas kita agar anak-anak muda ini mereka mau untuk memahami politik. Oke lah mereka tidak terjun di politik tapi,mereka ikut perkembangan tentang perkembangan politik di Indonesia sehingga bisa melakukan hak pilihnya dengan cermat dan bijak," ucapnya.


"Karena mereka adalah kelompok besar dari pemilih, inilah tugas kita untuk bisa menggerakkan pemilih-pemilih muda ini untuk cerdas menetapkan pilihannya dan tidak anti politik," pungkasnya. (Jml/fr)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Berita Lampung, Info lampung, Wisata Lampung, Loker Lampung, lowongan lampung, kuliner lampung