Iklan Banner

Pasang Loker KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya? KLIK DISINI

Gabung Grup Loker di WA KLIK DISINI

Gabung Grup Loker di Telegram KLIK DISINI

Instagram Infokyai KLIK DISINI

Instagram Lokeryai KLIK DISINI

Sabtu, Januari 14

Seorang Pemuda Diduga Dibacok Geng Motor di Lungsir, Polisi Sebut Persoalan Minuman Keras


Seorang pemuda yang diduga dibacok geng motor di lungsir, Polisi telah mengamankan satu orang terduga pelaku, NA (19), namun salah satu rekan Pelaku Penganiayaan MK (DPO) yang diduga ikut dalam peristiwa keributan, Jumat (13/01/2023) sekira pukul 03.00 Wib.
.
.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Denis Arya Putra menjelaskan bahwa pelaku NA (19) diamankan karena kedapatan bawa senjata tajam jenis mandau sedangkan Pelaku penganiayaan MK yang juga rekan NA (19) masih dalam pengejaran (DPO). 
.
.
"Ini bukan geng motor, antara Pelaku MK (DPO) dan Korban AS (32) saling mengenal, Pelaku MK kesal karena Korban AS (32) mencekoki minuman keras kepada pelaku" ucap Kompol Denis.
.
.
Lanjutnya, bahwa antara Pelaku MK (DPO) dan Korban AS (32) saling mengenal, Pelaku MK (DPO) tidak terima dengan perbuatan AS yang mencekoki pelaku dengan minuman keras, kemudian pelaku MK (DPO) mengajak teman temannya yang berjumlah 4 orang mendatangi korban AS (32). 
.
.
"Saat dilokasi (lungsir), Pelaku MK (DPO) turun dari motor kemudian langsung sabetkan celurit ke punggung belakang Korban AS (32), sedangkan teman teman pelaku MK (DPO) menunggu di atas sepeda motor" ujar ia.
.
.
Kemudian, Saat keributan terjadi, masyarakat di sekitar lokasi langsung mendatangi lokasi dan membubarkan kejadian tersebut. 
.
.
"Rekan MK (DPO) yaitu NA (19), coba melarikan diri namun motor yang dikendarainya menabrak pembatas jalan dan terjatuh, kemudian NA (19) diamankan masyakarat sekitar kemudian diserahkan ke Polresta Bandar Lampung berikut 1 buah senjata tajam jenis mandau,"Ucap dia.
.
.
Sambungnya, "Plaku NA kita jerat dengan Undang Undang Darurat No. 22 Tahun 1951 tentang senjata tajam, Sedangkan pelaku penganiayaan MK masih dalam pengejaran (DPO),".
.
.
Diketahui MK (DPO) dan ketiga rekan lainnya masih dalam pengejaran. Akibat penganiayaan itu, Korban AS (32) mengalami luka robek di bagian punggung belakang.(tm/ik)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments