Iklan Banner

Pasang Loker KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya? KLIK DISINI

Gabung Grup Loker di WA KLIK DISINI

Gabung Grup Loker di Telegram KLIK DISINI

Instagram Infokyai KLIK DISINI

Instagram Lokeryai KLIK DISINI

Kamis, Januari 12

Polres Tulang Bawang Grebek Rumah Tempat Pesta Narkotika, Denda Paling Banyak Rp 10 Miliar

 



Diduga dijadikan tempat pesta narkotika jenis sabu petugas dari Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Tulang Bawang, lakukan penggrebekan.


Dari hasil penggerbekan, petugas berhasil menangkap tiga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu yakni berinisial HV (34), RY (24), dan MS (20), mereka sama-sama berprofesi wiraswasta dan merupakan warga Kecamatan Banjar Agung, Tulang Bawang.


"Hari Jumat (06/01), sekitar pukul 15.00 WIB, petugas kami melakukan penggerbekan sebuah rumah. Rumah tersebut dijadikan tempat pesta narkotika jenis sabu," kata Kasatres Narkoba, AKP Aris Satrio Sujatmiko, SIK, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Hujra Soumena, SIK, MH, Selasa (10/01/2023).


Lanjutnya, adapun barang bukti (BB) yang disita petugas kami dari lokasi penggerbekan yakni bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu sisa pakai, kaca pyrex, dan tiga unit handphone (HP).


Kasatres Narkoba menerangkan, keberhasilan petugasnya dalam menangkap tiga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu ini merupakan hasil penyelidikan di wilayah Kecamatan Banjar Agung.


Informasi yang didapat, bahwa ada sebuah rumah yang sering dijadikan tempat pesta narkotika jenis sabu. "Setelah dipastikan rumah tersebut sedang ada penghuninya, petugas kami langsung melakukan penggerbekan dan berhasil menangkap tiga orang pelaku. Selain itu turut disita BB berupa narkotika jenis sabu serta kaca pyrex," terang AKP Aris.


Para pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang, dan akan dikenakan Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


"Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar," papar dia. (Ma/ik).

Artikel Terkait

Comments
0 Comments