Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Rabu, Oktober 19

Gelar Razia, Ratusan Pengendara di Lampung Terjaring, Kasat Khoir Himbau Masyarakat untuk Patuh

 



Gelar razia gabungan di Jalan Lintas Barat Sumatera komplek Tugu Gajah Pringsewu, Lampung,  aparat berhasil menjaring ratusan pelanggar lalu lintas maupun penunggak pajak kendaraan.


Kasat lantas Polres Pringsewu Iptu Khoirul Bahri mengatakan, razia gabungan itu melibatkan puluhan personel Polisi, Bapenda, Jasa Raharja dan Dishub. Razia itu digelar, tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.


"Dan juga diimbangi dengan kegiatan penertiban terhadap pelanggar lalu lintas," ujar kasat, Selasa (19/10/22) siang.


Menurut Kasat, razia gabungan bukan rangkaian operasi zebra Krakatau 2022 namun menindak lajuti surat permohonan Bapenda Pringsewu tentang sosialisasi dan edukasi patuh pajak.


Lanjut ia, dua jam menggelar razia gabungan, Polisi berhasil menindak 67 pelanggar lalu lintas. 36 pelanggar ditindak dengan teguran sementara 31 pelanggar lain ditilang dan ia menyebut ada pengendara yang tidak pakai helm, tidak memiliki SIM, berboncengan lebih dari 1 dan juga tidak membawa surat kendaraan.


"Masyarakat lebih patuh dalam membayar pajak dan juga lebih tertib dalam berlalu lintas," harap dia.


Sementara itu, Ketua UPTD pendapatan wilayah VII Pringsewu, Agung Mulyanto menyebut, pajak kendaraan merupakan salah satu Pendapatan Asli Daerah yang nantinya akan digunakan untuk menunjang pembangunan di provinsi Lampung.


Menurut dia angka penunggak pajak di Pringsewu relatif kecil dibanding daerah lain. Tercatat sudah lebih dari 70 persen masyarakat taat membayar pajak.


"Sementara itu sekitar 20-30 persen masyarakat lainya masih belum taat membayar pajak dan ini terus kita lakukan edukasi," terangnya


Ia juga mengungkapkan, selama dua jam menggelar razia pihaknya berhasil menjaring 35 pelanggar pajak. Para pengendara yang terjaring tersebut selanjutnya didata dan membuat surat pernyataan akan segera membayar pajak.


"Pemilik kendaraan yang terjaring ini nantinya akan dihubungi petugas dan diingatkan untuk segera membayar pajak," jelasnya.


Menurutnya, Razia ini akan di laksanakan secara terus menerus, untuk meningkatan kesadaran masyarakat akan kewajibannya dalam membayar pajak.


“Kita gelar Razia ini untuk mengetuk hati masyarakat akan kesadaran membayar pajak, karena pajak dari masyarakat ini untuk pembangunan yang pada akhirnya untuk masyarakat juga,” Ujar Agung. (ma)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments