Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Rabu, September 14

Kapolresta Bandar Lampung Sebut Pelajar yang Terlibat Aksi Tawuran Terancam Dikeluarkan dari Sekolah

 



Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K, M.M., menyebut para pelajar di Lampung yang diamankan polisi, diduga hendak tawuran, petugas bergerak cepat ke lokasi. Ini atas dasar laporan dari masyarakat di lokasi, terdapat sejumlah remaja bergerombol di lokasi.


Berdasarkan informasi yang info kyai himpun, Ratusan remaja di Lampung diamankan Polresta Bandar Lampung di Wilayah Sukarame Kota Bandar lampung, Selasa (13/9/2022) dini hari.


Dari 324 remaja itu, sebanyak 133 masih berstatus pelajar dan sisanya 191 belum bekerja, lalu semuanya diamankan, karena diduga akan melakukan tawuran. 


“Mereka belum sempat tawuran, sudah keburu diamankan," tutur Kapolresta.


Atas apa yang mereka perbuat, pihak kepolisian sudah mendata masing-masing remaja, mereka dipulangkan ke rumahnya, namun ada syaratnya, dengan membuat surat pernyataan. "Yang orang tuanya sudah dipanggil, akan pulangkan kerumahnya masing-masing setelah di data dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya," papar Kapolresta.


Kapolresta menegaskan nanti jika ada pelajar yang terlibat tawuran, dan sudah pernah datanya masuk di kepolisian, maka pelajar yang bersangkutan dapat terancam do (drop out) dari sekolahnya.


"Dan jika kemudian hari didapati lagi, sepakat bersedia menerima sanksi dari Pihak Sekolah dalam hal ini di keluarkan dari Sekolah,” tutup Kapolresta.


Diketahui, Ada 324 remaja yang diamankan, sebanyak 133 masih berstatus pelajar dan sisanya 191 belum bekerja, asalnya dari Kota Bandar lampung maupun dari luar bandarlampung seperti Lampung Selatan, Metro serta Pringsewu.


Kemudian ada sejumlah remaja yang didapati membawa sajam (senjata tajam) dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Tm/ik).

Artikel Terkait

Comments
0 Comments