Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Kamis, Juli 14

Sempat Ancam Korban, ABG di Way Kanan Diduga Mencabuli Korbannya di Areal Kebun Kopi



Sempat ancam korban, Seorang ABG inisial PS (15) di Way Kanan harus ditangkap polisi, karena ia diduga mencabuli anak dibawah umur, pada Selasa, (12/7/22).


Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna melalui Kasat Reskrim AKP Andre Try Putra menyebut kronologis pada Rabu, 6/7/2022 N (ayah korban) mendapat cerita dari warga bahwa korban A bukan nama aslinta telah disetubuhi.


Keesokan harinya N langsung menanyakan tentang kebenaran kejadian tersebut kepada korban dan korban bercerita bahwa kejadian pertama kali terjadi pada hari dan tanggal lupa bulan Mei 2022 pukul 13:00 WIB saat sedang berada di rumah rekannya di Kecamatan Rebang Tangkas.


Korban dipaksa PP diajak masuk ke kamar dan disitulah pelaku melakukan persetubuhan atau perbuatan cabul terhadap Dara.


Tak hanya itu, pada Jumat tanggal lupa bulan Juni 2022 sekitar pukul 13:00 WIB PP dan PS kembali bertemu dengan korban dikebun kopi yang berada di Kecamatan Rebang Tangkas, lalu PS mengancam apabila tidak mau menuruti kemauannya maka akan  dibunuh dan disitulah pelaku melakukan persetubuhan atau perbuatan cabul.


"Atas kejadian tersebut korban mengalami trauma dan sakit dibagian intimnya, mendengar hal tersebut, N tidak terima dan melaporkan kejadian ke Polres Way Kanan untuk ditindak lanjuti," kata Kasat.


Kronologis penangkapan terjadi pada  Minggu, 10 Juli 2022 pukul 01:30 WIB Unit PPA Satreskrim Polres Way Kanan dan Polsek Rebang Tangkas Polres Way Kanan berhasil melakukan penangkapan terhadap ABH inisial PS dan PP saat berada di kediamannya di Kecamatan Rebang Tangkas, saat dilakukan penangkapan tidak melakukan perlawanan.


"Selanjutnya PS dibawa ke Polres Way Kanan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut ,”jelas ia.


Sementara, untuk rekan ABH inisial PP karena usianya masih 13th berdasarkan pasal 32 UU NO 11 tahun 2012 tentang SPPA (Sistem Peradilan Pidana Anak) bahwa penahanan terhadap anak hanya boleh dilakukan dengan syarat anak telah berusia 14 th atau lebih.


Oleh karena itu, ABH inisial PP hanya dilakukan penahanan kota dan wajib lapor ke Polres Way Kanan setiap senin dan kamis sampai dengan waktunya nanti perkara tersebut P.21.


Setelah itu berkas perkara, barang bukti, dan kedua ABH inisial PS bersama PP pun akan di limpahkan ke Kejaksaan Negeri Way Kanan untuk dilakukan penuntutan dan persidangan di Pengadilan Negeri Blambangan umpu.


Dikarenakan perbuatan tersebut dilakukan oleh lebih dari satu orang maka yang bersangkutan jika terbukti bersalah dapat dikenakan pasal 81 ayat (1), (3) atau pasal 82 ayat (1), (2) dimana pidananya ditambah 1/3 dari ancaman pidana sebagai mana dimaksud pada ayat (1) dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara," Ungkap Kasat Reskrim. (F)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments