Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Rabu, Juni 8

Pelaku yang Resahkan Sopir Truk, Seperti Malak, Nodong, Ngancam, Diringkus Tekab 308 Polres Lamsel

 



Resahkan sopir truk, seperti ada pengancaman, pemalakan, dan hingga nodong, komplotan curas spesialis muatan truk di Tanjung Bintang dibekuk Tekab 308 di pimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Hendra Saputra, SE.,M.M berhasil diringkus, satu pelaku ditembak mati, karna dia melawan petugas saat dilakukan penangkapan. 


Identitas pelaku inisial RYD (27) asal Desa Purwodadi Simpang, dan ELY (23) asal Sindang Sari. Sementara pelaku yang ditembak mati inisial M (36) asal Purwodadi Simpang, lantaran dia melakukan perlawanan saat akan ditangkap gunung madu wilayah Kabupaten Lampung Tengah pada Minggu (05/06/2022) lalu.


Kapolres Lamsel AKBP Edwin mengatakan, pelaku M (36) merupakan pelaku spesialis pencurian dengan kekerasan di Desa Purwodadi Simpang Kecamatan Tanjung Bintang bersama 2 orang rekannya berinisial R (27) dan E (23) yang telah lebih dahulu diamankan.


"Yang 2 ditangkap 28 Mei 2022 dan kita lakukan pengembangan dan 1 orangnya lagi kita tangkap di Lampung Tengah. Saat ditangkap pelaku itu mencoba melawan petugas secara agresif menggunakan senjata tajam kemudian kita lakukan tindakan tegas terukur dan meninggal dunia," katanya saat menggelar konferensi pers di Mapolres setempat, Selasa (07/06/2022).


Lanjut, Saat petugas melakukan penyelidikan ditemui kendala, karena masyarakat sekitar tidak berani untuk mengungkap identitas dan melaporkan pelaku, lantaran merasa takut, padahal mereka mengetahui pelaku.


"Para pelaku ini melancarkan kejahatannya dengan halangi korban menggunakan sepeda motornya. Kemudian pelaku turun dan menanyai korban, sambil membuka pintu truk, untuk meminta sejumlah uang, lalu korban memberinya Rp15 ribu," ujar Edwin.


Merasa uang yang diberikan korban kurang, mereka lalu marah, lalu menusuk dengan pisau empat kali ke arah paha korban. Tusukan melukai paha kanan, setelah itu pelaku rampas paksa ponsel korban, lalu para pelaku pergi meninggalkannya.


"Ketiga pelaku itu, merupakan spesialis pencurian dengan kekerasan di Kec. Tanjung Bintang yang meresahkan masyarakat. Dari hasil penangkapan, diamankan barang bukti berupa satu unit Ponsel, dan sebilah senjata tajam," paparnya. (F).

Artikel Terkait

Comments
0 Comments