Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Jumat, Mei 20

Terkait Soal Peralihan Pandemi Ke Endemi, DPR RI Khawatir Warga Mengiranya Sudah Bebas Covid-19

 


Terkait Soal Peralihan Pandemi Ke Endemi, DPR RI Khawatir Warga Mengiranya Sudah Bebas Covid-19



Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta pemerintah jangan gegabah bicara peralihan status pandemi menuju endemi tanpa adanya evaluasi dan kajian komprehensif atas pengendalian kasus Covid-19 yang dilakukan. 


"Lebih penting memastikan dilakukannya evaluasi dan kajian menyeluruh terkait upaya pengendalian kasus Covid-19, daripada berbicara perubahan status pandemi menjadi endemi. Pastikan bahwa dalam rentang waktu tertentu tidak ada kemunculan kasus baru dan kasus aktif. Ini yang harus jadi target pemerintah dalam pengendalian kasus,  dan bukan mewajarkan penyakit ini dengan status endemi," kata Netty dalam keterangan persnya, pada Kamis (19/5).

 

Menurutnya, status endemi tidak bisa dimaknai dengan kondisi telah terbebas dari virus Covid. Dia khawatir apabila masyarakat memiliki simpulan yang salah terhadap perubahan status tersebut terlebih dengan adanya beberapa kebijakan pelonggaran yang telah diumumkan oleh pemerintah.


"Wacana endemi yang diikuti dengan beberapa pelonggaran seperti boleh tidak menggunakan masker di ruang terbuka, tidak ada lagi test Covid-19 untuk pelaku perjalanan, atau kebebasan berkumpul, dikhawatirkan membuat masyarakat memiliki kesimpulan yang keliru yaitu bahwa kita sudah bebas Covid-19," ungkap Netty.


Lanjutnya, pemerintah harus lakukan edukasi ke masyarakat sehingga meminimalisir salah pengertian terkait dengan istilah endemi pada kasus Covid-19 ini. 


“Jangan sampai pernyataan soal endemi ini justru menjebak masyarakat hingga menganggap endemi tidak bahaya. Bukankah tidak ada jaminan jika endemi tidak kembali menjadi pandemi," ujarnya.


Dengan adanya pelonggaran beberapa kebijakan terkait pandemi Covid-19, katanya, berharap tidak akan membuat masyarakat meninggalkan kebiasaan baik yang selama ini sudah tertanam, seperti: memakai masker, mencuci tangan dan tidak berkerumun. 


"Kebiasaan baik itu jangan sampai hilang setelah betapa sulitnya dulu kita menerapkannya di masyarakat. Masyarakat harus selalu diingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan serta menjalani hidup bersih. Bukankah  perilaku hidup sehat dan bersih akan membuat masyarakat  lebih imun terhadap berbagai penyakit" tambah Netty. (Red)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments