Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Sabtu, Maret 19

MotoGP mandalika Diyakini Bawa Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat


 MotoGP mandalika Diyakini Bawa Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat 

MotoGP yang digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), 18 s.d 20 Maret 2022 ini, diyakini akan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut bahwa dengan digelarnya acara MotoGp ini, menjadi salah satu ajang promosi wisata yang ada di Indonesia. 


“MotoGP ini menjadi promosi wisata yang sangat besar bagi Mandalika, termasuk untuk ekonomi di Mandalika,” ujar Basuki, di kanal YouTube dan Spotify Sekretariat Kabinet (Setkab), yang tayang perdana pada Jumat (18/03/2022).


Pemerintah membangun sarana hunian pariwisata / homestay, lanjut Basuki, Keberadaan homestay ini diharapkan dapat mendukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika – Lombok dan menjadi alternatif hunian bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke Mandalika selama ajang balap internasional MotoGP.


“Rumah-rumah sekitar Mandalika kita lakukan upgrading untuk menjadi rumah yang layak karena kita tidak ingin menyiapkan perhelatan tapi kawasannya menjadi kumuh, masyarakatnya tetap menjadi hanya penonton. Itu kita bantu perumahannya, tempat jualannya menjadi lebih baik, lebih sehat. Kita juga membangun homestay-homestay, ada 900-an homestay yang kita bangun,”ujarnya.


Tambahnya, hunian yang ada di kawasan Mandalika saat ini sudah terisi oleh wisatawan yang akan menonton ajang MotoGP. Pemerintah juga menyiapkan berapa kapal untuk menjadi hotel terapung selama gelaran MotoGP.


Dengan semua dukungan yang diberikan pemerintah ini, Menteri PUPR optimistis perhelatan MotoGP ini tak hanya manjakan para penggemar balapan motor tetapi juga memberikan manfaat bagi sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.


“Belum nanti suvenir-suvenir, di sana suvenir mutiara kan pasti tempatnya dan kain tenun di Desa Sade bisa dibawa ke sana, dan saya kira ini akan menghidupkan (perekonomian masyarakat),” tuturnya. (Red).

Artikel Terkait

Comments
0 Comments