Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Selasa, Maret 8

Kelompok Ternak Ayam Petelur di Lampung Gelar Aksi, Masa Aksi Sebut Harga Pakan Naik Cekik Kami!

 



Kenaikan harga pakan ternak, hal ini membuat para pertenak ayam menjerit, bahkan ada yang hampir gulung tikar gegara persoalan ini, dari permasalahan ini, Kelompok Ternak Ayam Petelur di Lampung gelar aksi damai, Selasa, (8/3), siang, di Tanjung Bintang, Kabup. Lampung Selatan.


Salah satu masa aksi Ahamad Jamaluddin Al-afghani menyebut bahwa masa aksi menginginkan harga pakan ternak diturunkan ya, supaya peternak tak gulung tikar dengan adanya permasalahan ini.


"Turunkan harga pakan yang terus naik hingga mencapai 345,000 - 370,000 per saknya, kami minta turunkan, karena pakan naik itu, mencekik usaha kami, apalagi saat ini masih masa pandemi covid-19," kata Ahamad, pada Selasa, (8/3/22).


Lanjutnya, masa aksi juga minta untuk dapat mengatur harga telur yang sesuai di pasaran, sehingga dapat mensejahterakan peternak telur di Lampung.


"Kami juga meminta mengatur dan mengontrol system perizinan kandang-kandang besar yang lebih dari 100,000 ekor (integrator) di wilayah provinsi Lampung yang akan mengancam usaha budidaya rakyat mandiri," ujarnya.


Dengan adanya permasalahan ini, masa aksi meminta Pemerintah, dalam pemberdayaan kelompok ternak, koperasi melalui program UMKM.


"Tujuan kami aksi damai disini, mau ketemu dengan bos-bos perusahaan pakan, dan tadi di saat aksi kami diterima dengan direktur-direktur perusahan dan berdiskusi terkait telur," ujarnya.


Sambungnya, "Hasil dalam aksi ini, Pihak Perusahaan akan lapor dahulu ke atasan mereka, nanti hasil perkembangan lebih lanjut kedepannya,"


Diketahui, dalam aksi damai ini massa aksi menyuarakan suara keluhannya saat aksi, berjalan dengan damai, dan pihak polisi pun sudah melakukan penjagaan agar masa tetap kondusif. (Fm)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments