Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Sabtu, Maret 5

Diduga Gegara Masalah Durian di Kebun, Motif Pembunuhan Bocah SD di Kabupaten Lampung Timur

 



Bocah SD di Kab. Lampung Timur yang tewas dengan keadaan yang mengenaskan, sangat disesalkan, dan hal itu pun membuatt warga geger, melihat kondisi jasadnya yang mengenaskan.


Namun saja, polisi pun bergerak cepat, Satuan Reskrim Polres Lampung Timur, mulai menguak motif tindak pidana pembunuhan, yang terjadi pada Kamis (3/3/22) lalu, dam ternyata terduga pelaku pembunuhan dan korbann masih tinggal di satu desa yang sama.


Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution, S.H, S.IK, M.H, didampingi Kasat Reskrim AKP Ferdiansyah, pada Jumat (4/3), mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka yang inisial HA (25) warga Kecam. Labuhan Ratu, Kabup. Lampung Timur.


"Diduga motif pembunuhan tersebut adalah akibat Buah Durian," kata Kapolres Lamtim AKBP Zaky.


Lanjut Kapolres, Diduga Korban atas Rapi Danu (12) yang status masih pelajar, merupakan warga Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu. Sebelum kejadian, korban sempat ditegur oleh HA (tersangka), dan bahkan dilarang mengambil buah durian, dikebun yang dijaga oleh tersangka HA.


"Korban yang tidak terima justru mengeluarkan sebilah pisau, tetapi segera direbut  tersangka HA, hingga terjadi peristiwa pembunuhan," ujar Kapolres.


Kemudian tersangka membuang kepala dan badan korban bocah SD tersebut, ditempat terpisah, dengan jarak sekitar 50 meter.


Beberapa jam setelah kejadian, tersangka berhasil dibekuk oleh Petugas Kepolisian dan warga, kemudian dibawa ke Mapolres Lampung Timur, berikut barang bukti berupa Senjata Tajam jenis Pisau, Senter, Pakaian, dan Buah Durian.


Sementara, untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, warga masyarakat telah sepakat untuk meminta agar pihak keluarga tersangka, segera pindah atau tidak tinggal kembali di Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur. (Fm).

Artikel Terkait

Comments
0 Comments