Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Sabtu, Januari 8

Antisipasi Omicron Meningkat, Ketua DPR RI Minta Pemerintah Menyiapkan Skenario Terburuk


Antisipasi Omicron Meningkat, 

Ketua DPR RI Minta Pemerintah Menyiapkan Skenario Terburuk


Mengantisipasi terjadinya kondisi terburuk dampak meningkatnya kasus Omicron, Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani meminta pemerintah menyiapkan skenario terburuk hadapi varian baru itu.

.

.

“Menyiapkan segala kebutuhan untuk kondisi terburuk sudah harus dilakukan oleh Pemerintah sejak sekarang. Jangan sampai kita gagap apabila terjadi lonjakan besar seperti pertengahan tahun 2021 lalu,” kata Puan dalam keterangannya, Kamis (6/1/2022).

.

.

Peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia terus terjadi. Pada per 5 Januari kemarin, terdapat 4.878 kasus aktif Corona di Indonesia. Ia harap infrastruktur kesehatan di wilayah Indonesia sudah siap apabila Omicron menyebabkan gelombang baru pandemi.

.

.

Menurutnya, Indonesia tak boleh lagi alami kondisi keterbatasan, saat varian Delta menyerang. “Jangan sampai kita kekurangan obat, oksigen, bahkan bed di rumah sakit untuk merawat pasien-pasien Covid. Koordinasi antara pusat dan daerah harus betul-betul optimal, termasuk dengan berbagai lembaga dan instansi terkait,” ujarnya.

.

.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan, total kasus Omicron saat ini sudah ada 254 kasus di mana 239 di antaranya adalah dari pelaku perjalanan internasional (imported case) dan 15 kasus transmisi lokal. Masyarakat pun diharapkan untuk tidak bepergian ke luar negeri dahulu.

.

.

“Kami imbau agar masyarakat yang memiliki rencana untuk pergi ke luar negeri untuk ditunda sementara waktu. Kasus Omicron sudah kian bertambah dan berdasarkan laporan, pasien terbanyak baru saja melakukan perjalanan dari luar negeri,” ucap Puan.

.

.

Sambungnya,"Jika memang tidak ada sesuatu yang urgent, lebih baik tidak dulu melakukan perjalanan ke luar negeri. Kesadaran masyarakat memainkan peranan penting untuk menjaga agar Indonesia tidak kembali mengalami hantaman gelombang Covid-19,” (red).

Artikel Terkait

Comments
0 Comments