Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Mau Investasi? Gabung Dibawah ini

Selasa, Oktober 26

Menunggu Bantuan Tak Kunjung Datang, Kakek di Bandarlampung Rela Jual Becak Buat Pemasukan

 


Menunggu Bantuan Tak Kunjung Datang, Kakek di Bandarlampung Rela Jual Becak Buat Pemasukan


Menunggu bantuan tak kunjung datang, seorang kakek di Bandar Lampung ini, yakni Acef Suheli mengaku berniat menjual becak motor (betor) yang menjadi pekerjaannya, untuk tambah pemasukannya.


Acef mengaku dirinya sudah tak segagah dahulu, karena ia sudah lanjut usia, di tahun ini (2021), dia sudah berusia 63 Tahun, dan juga karena alami penyakit yang dideritanya, dia pun tidak bisa bekerja keras.


Lika-liku kehidupan beliau, dia cukup mengharukan, beliau ini mempunyai anak, namun saja sudah banyak yang meninggal, dan tinggal satu anak, dan itu juga pekerjaannya gajinya tak besar, dan merantau.


"Jika ada yang mau beli becak motor saya mau jual, untuk ya biaya kehidupan saya sehari-hari, karena saya butuh modal," kata kakek Acef, kepada info kyai, Selasa, (26/10/21).


Lanjutnya, di usia saat ini, dia mengaku sudah tidak kuat, ia bekerja keras sudah gampang lelah, dan banyak yang dirasa, dirinya pun berharap ada yang mau membeli becak motor ini.


"Fisik saya udah nggak kuat, saya usia sudah 63 tahun ya, saya mau beralih dagangan saja, jika becak motor laku, yang bisa memberi rejeki saya sehari-hari," ujarnya.


Tambah Abah Acef, jika ada yang berminat mau membeli becak motor miliknya, dapat berkunjung ke rumahnya yang berada di RT06 Kuripan, Sinar Gading, kota Bandar Lampung.


"Langsung ke rumah ya, abah eli bentor di kelurahan kuripan ya," paparnya.


Perlu diketahui, Abah Eli ini ya, kadang makan untuk keluarga dikasih oleh tetangga, orang-orang baik yang berada sekitar beliau, karena kendala Abah ini tidak bisa bekerja seperti dulu, karena fisiknya, dan juga sakit yang dideritanya. (ian).

Artikel Terkait

Comments
0 Comments