Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Mau Investasi? Gabung Dibawah ini

Senin, Oktober 25

Komunitas Giat Buku Mengajak Anak-anak Pesisir Pantai Untuk Sekolah Partikelir

 


Komunitas Giat Buku Mengajak Anak-anak Pesisir Pantai Untuk Sekolah Partikelir 


Mengajarkan anak-anak untuk peduli lingkungan itu penting! Sejak usia dini, anak-anak harus diajarkan kepada hal-hal yang positif. Selain membaca buku, melukis maupun mendongeng, anak-anak juga harus diajarkan untuk peduli kepada lingkungan disekitarnya. Nah, ada sebuah komunitas yang peduli terhadap hal ini, komunitas ini ialah Giat Buku.


Komunitas Giat Buku banyak melakukan kegiatan positif kepada anak-anak, seperti menyediakan lapak buku untuk anak-anak, kemudian melukis ataupun edukasi lainnya. Baru-baru ini komunitas Giat Buku kembali melakukan edukasi kepada anak-anak yaitu Sekolah Partikelir di Kelurahan Way Tataan (pesisir pantai), Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung. Minggu pagi (24/10/2021)


Sekolah Partikelir penuh dengan nilai-nilai edukasi berupa lapak baca, mendongeng, games, dan juga pembuatan ecobrik. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat Kelurahan Way Tataan. Ada sekitar 35 anak yang mengikuti kegiatan tersebut. 


Ecobrik merupakan kegiatan mengumpulkan sampah plastik kering kemudian dicincang, setelah itu dimasukan kedalam botol. Tujuannya ialah untuk mengurangi limbah plastik kemudian mengubah limbah tersebut menjadi barang tepat guna. Ketua komunitas Giat Buku, Bayu Saputro menjelaskan bahwa Ecobrik salah satu kegiatan unggulan komunitas Giat Buku. Ia berharap giat ini dapat mengajarkan kepada anak-anak untuk peduli kepada Lingkungannya.


"Semoga dengan adanya kegiatan pembuatan ecobrik anak anak dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan sekitar," Ujar Bayu Saputro, mahasiswa lulusan Universitas Lampung.


Bayu menambahkan bahwa sekolah partikelir bertujuan untuk membangun kreativitas anak-anak sejak usia dini. Kemudian juga untuk membangun jiwa anak-anak untuk peduli dan cinta kepada lingkungan.


(Tio/By)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments