Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Mau Investasi? Gabung Dibawah ini

Rabu, September 8

Mengenai Dugaan Oknum Satpam Arogansi, RSUDAM Meminta Maaf Namun Pahami SOP Rumah Sakit

 

Mengenai persoalan yang tengah hangat saat ini, terkait dugaan ada oknum satuan pengaman (Satpam) di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (Rsudam) yang bertindak arogansi terhadap pedagang.
.
.
Terkait persoalan tersebut, pihak RSUDAM meminta maaf namun saja perlu dipahami ada standar operasional prosedur yang perlu dipatuhi di dalam ruang lingkup rumah sakit.
.
.
"Terkait dengan kasus ini izinkan saya atas nama manajemen direksi meminta permohonan maaf kepada keluarga bahwa hal ini kita sayangkan bila ada kekasaran dan lain sebagainya," kata Direktur Utama RSUDAM dr Lukman Pura, Sp Pd.MHSM. 
.
.
Lanjut dr Lukman, namun perlu dipahami di dalam ruang lingkup Rumah Sakit ada SOP yang wajib dipatuhi oleh semua pihak, agar adanya keamanan & kenyamanan untuk pasien yang dirawat.
.
.
"Kami akan tegaskan SOP dan sebagainya, menata kembali & juga menambah personil dan perlengkapan," ujarnya, Rabu (8/9/21).
.
.
Sambungnya, "Perlu diketahui, di rumah sakit ini tempatnya orang sakit jadi kalau bahasa medisnya itu zoning dan instriktip area, jadi tidak bisa banyak orang berlalu lintas,".
.
.
dr Lukman menegaskan saat ini, masih kondisi pandemi, Rsudam harus lebih berhati-hati jika tidak ada kepentingan, jangan adanya keluar masuk, karena ancaman virus dari luar kedalam kan bisa saja terjadi, padahal di dalam RS pun masih dalam perawatan dan petugas menindaklajuti karena tidak menginginkan hal - hal yang membuat pasien terganggu dan Nenek Lasmi juga sudah berkali-kali diingatkan, namun dia masih saja berdagang di kawasan RS.
.
.
"Dari luar ke dalam kan bisa saja bawa virus, dan dilain sisi rsudam harus menjaga kesehatan pasien, & juga kita peduli dengan nenek lasmi yang berdagang, bukan kita nggak sayang, ini masih pandemi ya, rumah sakit ini'kan kita close untuk tidak adanya kerumunan, jangankan berdagang, menjenguk saja tidak boleh," tuturnya.
.
.
Sementara, dari Komisi V DPRD menyebutkan bahwasanya perlu ada tiga hal yang perlu dibenahi pertama penekanan SOP, kedua minim personil satpam, ketiga penambahan CCTV di sejumlah titik di RSUDAM. (ian)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments