Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Mau Investasi? Gabung Dibawah ini

Sabtu, Juli 10

Perindag Lampung Sebut Oxygen Saat Ini Diprioritaskan ke Rumah Sakit, Klinik dan Pasien Covid-19




Disperindag Lampung, Dinkes Lampung dan Polda Lampung melakukan kunjungan ke PT Sungai Budi, CV Bumi Waras dalam rangka memonitoring ketersediaan Stok Oxygen di masa pandemi Covid-19, pada Jumat, (9/7/2021).


Dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Ibu Elvira Umihanni didampingi Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PDN) M.Zimmi Skil dan Juga Kepala Bidang Kerjasama Pengawasan dan Pembangunan Sumber Daya Industri Siti Fatimah bersama Panit 1 Unit 2 Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Lampung Ipda Sutomo, S.Kep.,M.M. dan Kabid Pelayanan Kesehatan Yulianto, S.KM, M.Kes.

, langsung disambut oleh Kepala Divisi oxygen Bpk Benny HW dan manajer pemasaran Bpk Idris.


Kadis Perindag Elvira menyebut persediaan Oxygen di Lampung ini, salah satu agen penyalurnya adalah CV Bumi Waras, untuk saat ini persediaan masih cukup.


"Saat ini persediaan Oxygen di Lampung masih cukup," kata Kadis Elvira.


Kadis Elvira memastikan bahwa seluruh distributor Oxygen yang ada di Lampung sementara ini, distop distribusinya, seperti di Pabrik, Bengkel dan lainnya.


"Karena saat ini, Oxygen prioritas ke Rumah Sakit dan Klinik khusus penanganan penderita Covid-19," ujar Kadis Elvira.


Sementara itu, Kabid PDN Zimmi Skil menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi pastikan, untuk para distributor Oxygen di daerah Lampung melayani hanya untuk ke penanganan medis saja.


"Monitoring ini untuk memastikan para distributor Oxygen di daerah Lampung, hanya melayani untuk rumah sakit, klinik kesehatan dan pasien yang terpapar Covid-19 atau pasien yang isolasi mandiri serta membawa keterangan dari rumah sakit atau dokter," ujarnya. (ian)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments