Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Mau Investasi? Gabung Dibawah ini

Senin, Juli 19

Nyuri Getah Karet di Jati Agung, Polisi Sebut Sudah Diamankan

 



Nyuri Getah Karet di Jati Agung, Polisi Sebut Sudah Diamankan



Jajaran Unit Reskrim Polsek Jati Agung bekerjasama dengan Tim Tekab 308 Polres Lampung Selatan,  berhasil amankan EA (29), Sabtu (17/7/2021) sekitar pukul 02.00 wib dirumahnya.


Tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Jati Agung dan tercatat sebagai warga di Kecamatan Tanjung Bintang, Kab. Lampung Selatan,  lantaran diduga terlibat melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat), Jumat (30/4/2021) sekitar pukul 00.30 wib, di Area Perkebunan Karet milik PTPN VII Unit Kedaton Afdeling II di Desa Banjar agung Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. 


Kapolsek Jati Agung,  Iptu Mayer Siregar,  SH mewakili Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edwin, S.H., SIK, M.Si  membenarkan bahwa pihaknya bersama Tim Tekab 308 Polres Lamsel, telah melakukan penangkapan EA (29), Sabtu (17/7/2021) sekitar pukul 02.00 wib dirumahnya di Kecam Tanjung Bintang.


"Laporan tersebut setelah pihak korban kehilangan 200 Kg Getah Karet yang dicuri oleh para pelaku, Jumat (30/4/2021) lalu, atas kejadian itu korban alami kerugian sekitar Rp. 4 juta," kata Iptu Mayer. 


Lanjutnya, Pelaku EA akan dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana, mengaku sudah 3 kali melakukan kejahatan yang sama ini bersama barang buktinya berupa, 4 karung getah karet seberat 200 kg, (sudah menjadi BB dalam perkara AS Als Kancil dalam persidangan) dan dua unit motor yang digunakan saat melakukan kejahatannya sudah diamankan.


"Dihadapan petugas pelaku EA mengaku bahwa dirinya bersama rekannya sudah 3 kali melakukan kejahatan yang sama di Area PTPN VII Desa Banjar Agung Kecamatan Jati Agung Lamsel,  dan dijual kepada pengepul RN (DPO)," ujarnya.


Diketahui, dalam aksi pencurian ini, melibatkan 3 orang, yakni AS sudah dalam persidangan, EA sudah ditangkap, sementara BN masih dalam pencarian. (Mp)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments