Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Mau Investasi? Gabung Dibawah ini

Jumat, Juli 16

Dua Pelaku Pungli, Dimasa PPKM Darurat di Daerah Bakauheni Telah Ditangkap, Polisi: 9 Tahun Penjara

 



Dua Pelaku Pungli, Dimasa PPKM Darurat di Daerah Bakauheni Telah Ditangkap, Polisi: 9 Tahun Penjara



Jajaran Polres Lampung Selatan, berhasil amankan dua tersangka  pemungutan liar (Pungli). Kedua pelaku diamankan, atas dasar laporan dari masyarakat tentang ada aksi Pungli yang dilakukan oleh B, warga Kec. Ketapang Lamsel,  dan A (oknum PNS) diwilayah pelabuhan Bakauheni,  saat para petugas gencar melaksanaan penyekatan PPKM Darurat di Bumi Khagom Mufakat ini. 


"Kami amankan dua orang pelaku ini, setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat tentang adanya Pungli,  saat pelaksanaan penyekatan PPKM Darurat,  Minggu (11/7/2021) di Area Pelabuhan Bakauheni,"kata Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin,  SIK, SH,  MSi , Jumat. (16/7/2021).


Lanjutnya, Kedua pelaku B  dan A (oknum PNS) ditangkap bersama barang bukti berupa satu lembar Surat Tugas yang dikeluarkan oleh Kantor BPBD Lampung Selatan, uang tunai ratusan ribu, satu lembar foto copy petikan surat keputusan yang ditanda tangani bupati Lampung Selatan, tentang Pengangkatan calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Menjadi Pegawai Negeri Sipil Daerah.


"Adapun modus yang digunakan oleh tersangka B, yang diduga bekerjasama dengan A yakni dengan melakukan pungli kepada para penumpang Bus yang tidak miliki surat keterangan Antigen sebesar Rp. 100 ribu/orang,  dan menyatakan menjamin bisa menyeberang di Pelabuhan Bakauheni," ujar AKBP Edwin.


Atas aksi yang dilakukannya,  akhirnya B dan A ditangkap, Selasa (13/7/2021) karena telah melakukan tindak Pidana dalam kasus Pemerasan dan atau Menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah penyakit menular dalam oprasi penyekatan PPKM Darurat Jawa-Bali di Pelabuhan Bakauheni.


"Kedua tersangka, dapat dijerat dengan pasal  368 KUH pidana,  dan atau pasal 14 ayat (1) UURI Nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," tuturnya. (Mp).

Artikel Terkait

Comments
0 Comments